
Pertemuan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dengan Menteri Industri Makanan Olahan India, Harsimrat Kaur Badal Rabu
JawaPos.com - Harga Eceran Tertinggi (HET) beras telah berlaku sejak 1 September mendatang. Itu artinya, masyarakat akan menikmati harga beras yang sesuai dan pedagang tidak memainkan harga.
Sayangnya, dalam perjalanannya kebijakan tersebut, masih ada sejumlah pedagang yang belum mengikuti aturan pemerintah. Mereka menjual beras diatas harga yang sudah ditentukan pemerintah.
Menanggapi hal itu, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan, sebagian para pedagang beras masih harus menghabiskan beras stok lama mereka. Hal itu membuat mereka harus menjual sesuai harga yang ditentukan sebelum HET berlaku.
"Mereka punya permintaan supaya menghabiskan stok lama yang peroleha harganya lebih tinggi," ujarnya di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Rabu (20/9).
Untuk itu, pada Jumat (22/9) mendatang, dirinya akan mengundang kembali para pedagang beras. Hal itu dilakukan untuk menegaskan para pedagang beras agar segera mematuhi kebijakan yang sudah ditetapkan pemerintah.
"Nanti hari jumat kita undang, mengingatkan sudah ada ketetapan peraturan itu untuk dilaksanakan," tandasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
