
Pengrajin melakukan proses pembuatan tahu di kawasan Juanda Depok, Jawa Barat, Kamis (26/11/2020). Pemerintah berencana memasukkan komoditas kedelai dalam daftar larangan terbatas (lartas) yang memiliki konsekuensi pembatasan impor guna mengamankan produk
JawaPos.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, nilai impor Indonesia pada September 2021 mencapai USD 16,23 miliar. Angka tersebut turun sebesar 2,67 persen dibandingkan Agustus 2021. Namun, naik sebesar 40,31 persen dibandingkan September 2020.
Kepala Badan Pusat Statistik Margo Yuwono mengatakan, penurunan impor tersebut terdiri dari nilai impor migas September 2021 senilai USD 1,86 miliar. Angka tersebut turun 8,9 persen dibandingkan Agustus 2021. Tetapi, naik 59,15 persen dibandingkan September 2020.
Sedangkan impor nonmigas September 2021 senilai USD 14,37 miliar. Angka tersebut turun 1,8 persen dibandingkan Agustus 2021. Namun naik 38,18 persen dibandingkan September 2020.
"Dari Agustus 2021 impor pada September 2021 turun 2,67 persen. Nonmigas turun 8,9 persen dan migas turun 1,8 persen," ujarnya dalam konferensi pers virtual, Jumat (15/10).
Margo memaparkan, penurunan impor golongan barang nonmigas terbesar September 2021 dibandingkan Agustus 2021 adalah mesin atau perlengkapan elektrik dan bagiannya USD 122,8 juta (6,56 persen). Sedangkan peningkatan terbesar adalah bahan bakar mineral USD 276,7 juta (219,54 persen).
Adapun tiga negara pemasok barang impor nonmigas terbesar selama Januari hingga September 2021 adalah Tiongkok USD 39,12 miliar (32,07 persen), Jepang USD 10,42 miliar (8,54 persen), dan Thailand USD 6,55 miliar (5,37 persen). Kemudian dari ASEAN USD 21,33 miliar (17,49 persen) dan Uni Eropa USD 7,78 miliar (6,38 persen).
"Menurut golongan penggunaan barang, nilai impor Januari hingga September 2021 terhadap periode yang sama tahun sebelumnya terjadi peningkatan pada barang konsumsi USD 3.498,3 juta (32,99 persen), bahan baku atau penolong USD 28.926,8 juta (37,97 persen), dan barang modal USD 3.110,7 juta (18,42 persen)," pungkasnya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
