Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 15 Juli 2022 | 20.21 WIB

Menkeu AS Dukung Arah Kebijakan The Fed

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Inflasi di Amerika Serikat (AS) menembus 9,1 persen secara tahunan, Rabu (13/7) pagi waktu setempat. Menteri Keuangan (Menkeu) AS Janet Yellen meyakini, inflasi Negeri Paman Sam telah mencapai puncaknya.

Pemerintah bakal bekerja keras menurunkan gejolak itu. Didukung dengan arah kebijakan The Federal Reserve (The Fed).

"Kami mendukung upaya Fed yang mereka anggap perlu untuk mengendalikan inflasi. Kami juga akan mengambil langkah kebijakan jangka pendek untuk menekan inflasi. Terutama, pada harga energi cadangan minyak strategis," kata Yellen di Nusa Dua, Bali, Kamis (14/7).

Dia menyadari, kebijakan agresif The Fed akan memengaruhi ekonomi emerging market. Suku bunga bank sentral AS yang telah meningkat lebih cepat daripada bank sentral negara-negara lainnya berdampak terhadap penguatan dolar AS (USD).

Sehingga, menyebabkan sejumlah mata uang negara berkembang terdepresiasi. Akibatnya, pertumbuhan dan inflasi di negara-negara tersebut bakal memburuk.

Di sisi lain, krisis global saat ini justru memperkuat kemampuan ekspor sejumlah negara berkembang. Terutama eksportir komoditas penting.

"Sejumlah negara pasar berkembang adalah eksportir komoditas penting. Mereka melihat keuntungan dari harga komoditas yang lebih tinggi," ungkap Janet.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore