
Ilustrasi aktivitas anggota Koperasi Lembaga Keuangan Mikro (LKM) Mitra Bina Sejahtera Mandiri.
JawaPos.com - Budaya organisasi menjadi suatu hal yang penting dalam tercapainya tujuan organisasi, tak terkecuali bagi badan usaha yang memfasilitasi para pelaku usaha yang bergerak di sektor kelautan dan perikanan. Seperti yang dilakukan Koperasi Lembaga Keuangan Mikro (LKM) Mitra Bina Sejahtera Mandiri, melalui fokus pada penerapan budaya organisasi dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) koperasi ini terus berkembang.
M. Sohiffudin selaku ketua mengakui akan pentingnya penerapan nilai dan budaya yang baik pada sebuah organisasi. Koperasi yang dipimpinnya sejak tahun 2018 ini sangat mengedepankan penerapan nilai integritas, disiplin, dan budaya organisasi demi tercapainya tujuan koperasi.
“Kita sudah seperti keluarga. Koperasi ini milik kami bersama dan harus dijaga melalui penerapan nilai-nilai positif. Selain itu, apapun yang kita lakukan selalu diniatkan untuk ibadah dan harus bisa bermanfaat bagi orang lain,” jelas Udin melalui sambungan telepon, Selasa (11/4/2022).
Koperasi LKM Mitra Bina Sejahtera Mandiri mengembangkan usahanya melalui dana yang dikelola dan menjadi sumber modal bagi para nelayan juga pelaku usaha lainnya. Sejak berdiri pada tahun 2004, koperasi tersebut bertujuan untuk membantu dan mensejahterakan para anggotanya terutama bagi masyarakat kelautan dan perikanan yang berada di Kota Semarang, Jawa Tengah melalui modal yang mereka kelola.
Photo
Ilustrasi aktivitas pengurus Koperasi Lembaga Keuangan Mikro (LKM) Mitra Bina Sejahtera Mandiri.
Selain melalui penerapan budaya organisasi yang baik, langkah yang dilakukan koperasi ini dalam mengembangkan usahanya adalah dengan menambah dana kelolaan. Pada tahun 2018 mereka mendapatkan dukungan pinjaman modal usaha sekaligus pendampingan dari Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (LPMUKP) untuk mengembangkan usahanya.
Tak hanya sekadar meminjamkan modal kepada pelaku usaha, diakui Miftakhul Amiq selaku manajer, koperasi ini juga turut memberikan pembinaan kepada SDM dan para nasabah terkait pengelolaan dana yang baik.
“Pengelolaan yang baik berawal dari SDM, kita maksimalkan dan kembangkan SDM-nya dengan menerapkan open manajemen sehingga ketika ada apa-apa kita selalu terbuka, membicarakan masalah bersama-sama,” jelas Amiq.
Sebelumnya, Koperasi LKM Mitra Bina Sejahtera Mandiri dibentuk dari adanya Progam Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir (PEMP) yang diinisiasi oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan pada tahun 2004. Hingga kini di usianya yang hampir mencapai dua dekade, koperasi terus menyentuh berbagai lapisan masyarakat untuk memberikan akses permodalan.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
