Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 13 April 2020 | 01.30 WIB

Kementan Minta Importir Segera Realisasikan RIPH Bawang Putih

Pedagang  bawang putih di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Kamis (6/2/2020). Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menilai kelangkaan pasokan bawang putih yang diindikasi karena adanya virus Corona yang 95 persen pasokan bawang putih - Image

Pedagang bawang putih di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Kamis (6/2/2020). Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menilai kelangkaan pasokan bawang putih yang diindikasi karena adanya virus Corona yang 95 persen pasokan bawang putih

JawaPos.com - Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Hortikultura berkomitmen untuk menjaga stabilitas pangan nasional di tengah Covid-19. Salah satunya adalah komoditas strategis horikultura, yaitu bawang putih.

Direktur Jenderal (Dirjen) Hortikultura Kementan Prihasto Setyanto mengatakan, untuk stabilisasi pasokan dan harga, impor produk hortikultura hanya dapat dilakukan oleh BUMN yang mendapat penugasan dari kementerian terkait.

Saat ini, Kementan juga telah menerbitkan Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH) lebih dari 70 perusahaan dengan total volume 600 ribu ton.

"Ini berdasarkan hasil rapat koordinasi terbatas bidang perekonomian tingkat menteri. Apabila ini (impor) semua direalisasikan, cukup untuk kebutuhan satu tahun," katanya dalam keterangan tertulis, Minggu (12/4).

Berdasarkan data dari Badan Karantina, baru sedikit bawang putih yang masuk ke Indonesia sampai dengan 7 April 2020 sekitar 36 ribu ton. Hal ini disebabkan harga yang mahal di Tiongkok, karena belum memasuki musim panen raya dan jatuhnya nilai rupiah yang membuat importir enggan melakukan impor.

"Mereka (importir) menunggu panen raya di Tiongkok yang akan dimulai bulan Mei sampai Juli, sambil menunggu nilai rupiah menguat terhadap dollar" ujarnya.

Ia pun mengimbau agar para importir segera merealisasikan importase bawang putihnya. Tentunya ini untuk memastikan kebutuhan masyarakat akan bawang putih terpenuhi.

"Pemerintah ingin agar masyarakat tenang, salah satu dari 11 kebutuhan bahan makanan pokok diharapkan tersedia dengan harga terjangkau, oleh karena itu saya minta agar importir yang sudah dapat RIPH segera merealisasikan impor bawang putihnya" tutup dia.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore