
Suasana di salah satu pusat perbelanjaan ritel di Jakarta, Selasa (30/3/2021). Pertumbuhan Penjualan Ritel Indonesia dilaporkan sebesar -16.5 % pada 2021-02. Rekor ini turun dibanding sebelumnya yaitu -16.4 % untuk 2021-01. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.c
JawaPos.com - Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengapresiasi program Hari Belanja Diskon Indonesia (HBDI) untuk menggairahkan pasar dan membangkitkan kembali ekonomi. Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga menuturkan, banyak sektor terdampak pandemi, hingga berimbas pada daya beli masyarakat.
"(HBDI) ini kontribusi nyata dari para pengusaha dan pelaku sektor ritel untuk membangkitkan ekonomi," ujar Jerry dalam keterangannya, Sabtu (10/7).
Kemendag sendiri, kata Jerry, terus memberikan fasilitas dan dorongan kepada pelaku usaha di semua level agar bukan hanya bertahan tetapi bangkit dan tumbuh. Performa perdagangan dalam negeri sendiri turut menjadi kekuatan yang membendung dampak Covid-19.
Selain itu, perdagangan luar negeri Indonesia juga terus mencatat tren surplus. Sehingga menjadi bagian tak terpisahkan dari upaya mitigasi ekonomi sebagai akibat Covid-19.
Ia menyebut, bersama pihak terkait seperti Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta Kementerian Koperasi UMKM, Kemendag berupaya mengintegrasikan berbagai program, seperti Bangga Buatan Indonesia. Menurutnya ini adalah langkah konkret agar pelaku usaha dan produsen Indonesia bisa mengoptimalkan potensi pasar dalam negeri.
"Sebenarnya potensi pasar domestik Indonesia sendiri sangat besar. Kalau kita memakai produk dalam negeri tentu ini akan menjadi kekuatan yang sangat besar dalam menguatkan struktur ekonomi Indonesia. Karena itu, mari kita terus mencintai, membeli dan memakai produk dalam negeri," imbuhnya.
Jerry menambahkan, akses pasar yang dimiliki peritel yang tergabung dalam Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) akan menjadi kekuatan tersendiri dalam membangkitkan ekonomi Indonesia. Sebab, mereka yang berhubungan langsung dengan konsumen.
Menurunya, Hippindo adalah pihak yang paling bersentuhan langsung dengan perilaku dan daya beli konsumen yang menjadi indikator mengenai kemampuan dan gaya konsumsi masyarakat. Sehingga, kontribusi Hippindo harus disinergikan dan diintegrasikan dengan stakeholder lain.
"Semua bekerja, pemerintah bekerja, swasta bekerja, elemen masyarakat bekerja. Dan mari perkuat kerja sama agar hasilnya lebih optimal," pungkasnya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
