
Sejumlah pengunjung mencari berbagai kebutuhan berupa pakaian di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Jumat (30/4/2021). Pasar Tanah Abang kembali dipadati pengunjung. Mereka sengaja ke Tanah Abang untuk mencari baju baru menjelang Hari Raya Idulfitri 1442 Hijri
JawaPos.com - Masyarakat Indonesia semakin percaya diri bahwa perekonomian akan membaik. Itulah yang tecermin dalam survei konsumen (SK) Bank Indonesia (BI) pada April lalu. Skor indeks keyakinan konsumen (IKK) mencapai 101,5 atau masuk zona optimistis.
IKK April merupakan angka optimisme pertama Indonesia sejak pandemi Covid-19 melanda tahun lalu. Bulan lalu, skor IKK masih tercatat 93,4. Untuk bisa masuk zona optimistis, IKK harus di atas 100.
"Masih ada potensi optimisme yang berlanjut. Tapi, tentu disertai beberapa catatan," ujar Bhima Yudhistira, ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef), kemarin (10/5).
Salah satu poin yang menurut dia harus dicermati adalah faktor tunjangan hari raya (THR) yang cukup menjadi pendorong konsumsi. Faktanya, konsumsi masyarakat meningkat karena adanya tunjangan tersebut.
"Catatan lainnya adalah IKK bisa terus optimistis asalkan pembatasan sosial mulai berkurang," ungkap Bhima.
Selain itu, vaksinasi harus semakin gencar. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat bahwa capaian vaksinasi baru 7,23 persen dari 70 persen warga yang menjadi target.
Agar optimisme tetap terjaga, pemerintah perlu memanfaatkan dengan baik momentum ekspor. Saat ini, lanjut Bhima, harga beberapa komoditas seperti CPO dan batu bara cemerlang.
Sebab, negara-negara mitra dagang utama mulai masuk fase pemulihan ekonomi. Ujung-ujungnya, pendapatan masyarakat bakal terpengaruh. Khususnya di lokasi perkebunan sawit dan tambang batu bara di luar Jawa.
"Optimisme juga bisa pulih karena pemerintah konsisten memberikan dana perlinsos. Khususnya kepada 40 persen kelompok masyarakat paling bawah," jelas Bhima. Jika semua itu terjaga, dia yakin bahwa IKK bisa terus berada di atas 100 pasca-Lebaran nanti.
Direktur Eksekutif-Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono memerinci, keyakinan konsumen terpantau membaik pada seluruh kategori tingkat pengeluaran responden. Juga, tingkat pendidikan dan kelompok usia responden.
Berdasar hasil survei, peningkatan optimisme konsumen pada April lalu dipicu membaiknya ekspektasi konsumen terhadap aspek ketersediaan lapangan kerja. Masyarakat juga menaruh harapan pada ekspansi kegiatan usaha yang meningkat dan penghasilan yang bertambah dalam kurun waktu enam bulan mendatang.
"Persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini terpantau membaik," kata Erwin.
Dari Surabaya, Kepala Perwakilan BI Jawa Timur (Jatim) Difi Ahmad Johansyah menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi searah dengan tren nasional. Yakni, membaik. Survei konsumen mencatat indeks kondisi ekonomi (IKE) April pada angka 82,12.
Masyarakat Jatim, menurut Difi, juga lebih optimistis menghadapi kuartal II. Menurut survei, indeks ekspektasi konsumen (IEK) Jatim mencapai 128,28. Meningkat dari capaian 107,45 pada kuartal I.
"Pada awal tahun, konsumsi terganggu akibat pembatasan kegiatan. Namun, konsumen maupun pengusaha mulai optimistis dengan adanya beragam stimulus dari berbagai instansi," paparnya.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
