alexametrics

Proses Pengelolaan Limbah B3 Hingga Jadi Ramah Lingkungan

6 Mei 2021, 16:25:49 WIB

JawaPos.com – Dalam proses operasional, terkadang industri tidak memperhatikan dampak dari limbah yang mereka hasilkan. Limbah industri yang biasa disebut limbah bahan beracun dan berbahaya (B3) ini mengancam kelangsungan ekosistem lingkungan.

Jadi industri perlu sadar bahwa hal ini akan berdampak secara menyeluruh, termasuk pada perusahaan itu sendiri. Oleh karenanya, pengelolaan limbah ini perlu dilakukan agar tidak membahayakan ekosistem lingkungan.

Untuk itu, Manager Humas PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) Arum Pusposari mengatakan bahwa pihaknya siap untuk melakukan tugas tersebut. Mulai dari pengangkutan limbah sampai pengawasan ketika limbah sudah dikelola.

“Kita bertanggungjawab pada limbah tersebut, tidak hanya ketika kita selesai mengelola, tapi kita bertanggungjawab 30 tahun setelah PPLI tutup (pabrik tidak beroperasional, pindah ke lokasi baru),” terang dia di Home Base Facility PPLI, Bogor, Rabu (5/5).

Kapasitas maksimal pengelolaan limbah dari PPLI ini sekitar 300 hingga 500 ton per hari. Luas lahan PPLI adalah 60 hektare dengan 70 persen untuk operasional pengelolaan limbah dan 30 persen untuk kegiatan administrasi.

“Kapasitas itu 300 sampai 500 ton kira-kira, tapi biasanya kita kelola per hari kapasitas 300 ton. Itu untuk semua jenis limbah ya, padat, cair, elektronik, medis. Kapasitasnya sekitar itu,” kata dia.

Editor : Mohamad Nur Asikin

Reporter : Saifan Zaking

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads