
Wakil Menteri Perdagangan RI Jerry Sambuaga menerima perwakilan Pengusaha Senior Hariara Tambunan di Kantor Kemeneg, Jakarta, Kamis (9/12/2021). Dalam pertemuan ini pemerintah optimistis di Tahun 2022 mendatang ekonomi Indonesia akan bangkit dan para peng
JawaPos.com - Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga mengemukakan Indonesia siap menghadapi resesi ekonomi jika merujuk pada kinerja sektor perdagangan selama masa pandemi Covid-19.
“Indikator paling nyata, hingga September 2022, neraca perdagangan Indonesia masih surplus USD 39,87 miliar pada September 2022,” kata Jerry Sambuaga saat menjadi pembicara pada seminar Bisa Ekspor di Palembang, Kamis (3/11) malam, yang turut dihadiri oleh Direktur Sumber Daya Pertahanan Ditjen Pothan Kementerian Pertahanan RI Brigjen TNI Farid Amran.
Saat pandemi, Jerry mengatakan sektor perdagangan tak pernah mengalami penurunan, justru tetap tumbuh dan bahkan surplus. Padahal saat itu, semua negara mengalami tekanan karena sama sekali tak pernah menyangka pandemi memapar hampir 200 negara di dunia.
Aktivitas perdagangan Indonesia yang terpantau dari kinerja ekspor, katanya, justru mengalami kenaikan atau tak pernah defisit. Berkaca dari kondisi lampau itu, Jerry optimistis Indonesia mampu menghadapi resesi yang saat ini menjadi momok dunia.
Ada faktor yang menurutnya tak dapat dikesampingkan, yakni kemampuan Indonesia untuk meningkatkan porsi ekspor berupa produk industri. Saat ini tercatat 70 persen produk ekspor merupakan produk industri, yang sama artinya Indonesia sudah melakukan hilirisasi atau tak lagi hanya menjual barang mentah.
“Ini adalah kekuatan Indonesia untuk menjaga ketahanan negara,” kata Jerry.
Direktur Sumber Daya Pertahanan (Dirsumdahan) Ditjen Pothan Kementerian Pertahanan RI Brigjen TNI Farid Amran mengatakan adanya keinginan kuat Presiden Joko Widodo agar Indonesia tak sebatas mengekspor barang mentah itu, salah satu upaya menjaga ketahanan negara.
Indonesia memberlakukan pelarangan ekspor biji nikel sejak 1 Januari 2020 yang ditetapkan melalui Peraturan Menteri ESDM Nomor 11 Tahun 2019.
“Bahan tambang kita itu merupakan bahan baku untuk membuat senjata, bisa dibayangkan jika setelah jadi senjata di negara lain justru dipakainya untuk menyerang negara kita. Ini tentu sesuatu yang tidak bisa diterima,” kata Jerry.
Oleh karena itu, semua pihak harus menyadari bahwa tak ada satu negara pun yang bisa luput dari ancaman perang. Seperti perang Ukraina dan Rusia, menurut Jerry, meski lokasi jauh dari Indonesia tetapi faktanya negara ini juga turut merasakan dampaknya.
"Oleh karena itu, walaupun Indonesia menggenjot ekspor untuk meningkatkan devisa negara tapi tetap menjadikan kebutuhan dalam negara sebagai hal utama wujud ketahanan negara," pungkas Jerry Sambuaga.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
