
Pedagang merapihkan telur ayam di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan, Rabu (30/11/2022). Menjelang hari Natal dan Tahun baru 2023 sejumlah kebutuhan pokok mulai merangkak naik, menurut pedagang harga telur ayam naik dari Rp. 28.000 menjadi Rp. 31.000 - 35.
JawaPos.com - Harga telur ayam ras jelang hari besar keagaamaan nasional (HKBN) Natal dan tahun baru 2023 mengalami kenaikan. Per Minggu, 4 Desember 2022 harga telur ayam ras tembus Rp 31.045 per kilogram.
Mengutip laman resmi info pangan Jakarta, di Pasar Kalideres harga telur ayam mencapai Rp 34.000 per kilogram alias tertinggi di DKI Jakarta. Sementara harga terendah ada di Pasar Sunter Podomoro dibanderol Rp 29.000 per kilogram.
Terkait itu, asosiasi peternak nasional yang tergabung dalam Rumah Bersama berkomitmen membantu pemerintah untuk menstabilkan harga di pasaran. Adapun harga yang ditetapkan sebesar Rp 27.500 per kilogram.
Guna memastikan ketersediaan stok, peternak telur ayam ras yang terdiri dari Pinsar Petelur Nasional (PPN), Pinsar Indonesia (PI), PPRN, Koperasi Pinsar Petelur Nasional, Koperasi Peternak Petelur Lampung, Koperasi Kendal, Koperasi Putra Blitar dan Koperasi Srikandi Blitar telah menyiapkan sebanyak 50 truk telur berkapasitas 5 ton.
"Rumah Bersama menyediakan telur sebanyak 50 truk dengan total 5 ton sebagai upaya jika seandainya Pemerintah membutuhkan telur untuk menstabilkan harga telur," kata Ketua Presidium Pinsar Petelur Nasional (PPN) Yudianto Yosgiarso, dalam keterangannya, ditulis Minggu (4/12).
Ia menjelaskan, dari harga yang ditetapkan yakni Rp 27.500 per kilogram sudah termasuk dengan harga pengiriman dari peternak sekaligus biaya eggtray atau wadah telur.
Adapun rinciannya, biaya angkut Rp 1.200 dan eggtray Rp 500. Sementara harga telur ayam dibanderol Rp 25.800 per kilogram sehingga totalnya sebesar Rp 27.500 per kilogram.
Meski begitu, ia mengakui bahwa harga yang ditetapkan itu melebihi dari Harga Acuan Pembelian (HAP). Sebab, menurut HAP yang ditetapkan pemerintah per kilogram telur ayam dibanderol Rp 22-24 ribu di peternak.
Namun, pihaknya menilai harga yang dipatok Rp 27.500 per kilogram dinilai realistis karena telah menghitung dampak dari kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), situasi geopolitik akibat perang Rusia dan Ukraina hingga keuntungan bagi peternak.
Asosiasi juga memastikan, harga acuan yang ditetapkan peternak ini hanya akan berlaku sepanjang Nataru.
“Kami sudah pertimbangkan, mengingat peternak kecil yang juga mungkin dari biayanya yang tidak rendah karena ada selisih biaya, itu kami sudah perhitungkan,” tandasnya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
