
Petugas PLN melakukan pengecekan panel listrik di Rumah Pompa Waduk Pluit, Jakarta, Kamis (11/11/2021). Sebanyak 210 rumah pompa di DKI sudah mendapatkan suplai listrik berlapis untuk meningkatkan keandalan pengendalian banjir di musim penghujaN. FOTO : F
JawaPos.com - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) berharap, pertumbuhan ekonomi pada kuartal empat tahun 2021 akan kembali menguat. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memperkirakan, pertumbuhan ekonomi RI dapat berada di atas level 5 persen secara tahunan (yoy) seiring dengan terkendalinya pandemi.
"Sehingga, secara keseluruhan kinerja ekonomi tahun 2021 diproyeksi tumbuh sekitar 3,7 persen," kata Sri Mulyani secara virtual, dikutip Selasa (4/1).
Menurutnya, tren menguatnya pemulihan ekonomi Indonesia terlihat dari meningkatnya sejumlah indikator. Mulai sisi konsumsi, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) bulan November 2021 yang meningkat signifikan ke level 118,5, hingga Mandiri Spending Index per 19 Desember pada tingkat 132,8 atau 32,8 pesen lebih tinggi dari level sebelum pandemi.
Kemudian, dari sisi investasi, konsumsi listrik industri dan bisnis November masing-masing tumbuh 14,5 persen dan 5,7 persen. Penjualan kendaraan niaga tumbuh 28,4 persen, impor bahan baku dan barang modal tumbuh sangat kuat masing-masing 23,1 persen dan 60,5 persen. Serta, PMI manufaktur November di level ekspansif 53,9.
Tingkat inflasi tahun 2021 sebesar 1,87 persen (yoy), relatif lebih tinggi dibandingkan inflasi tahun 2020. Ini menunjukkan sinyal perbaikan tingkat permintaan dan konsumsi domestik.
Selain itu, inflasi tahun 2021 masih terjaga dalam level yang rendah dan stabil seiring dengan sinergi pelaksanaan bauran kebijakan fiskal, moneter dan sektor riil, serta koordinasi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah, dengan otoritas moneter.
"Pemerintah terus berupaya meningkatkan akses pangan masyarakat, menjaga keterjangkauan harga serta meningkatkan kelancaran arus distribusi," ungkapnya.
Sri Mulyani menambahkan, keberlanjutan tren pemulihan perekonomian Indonesia serta pelaksanaan program pemulihan ekonomi nasional melalui berbagai program perlindungan sosial berdampak positif terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat.
Hal ini tecermin dari penurunan tingkat pengangguran dari 7,07 persen pada Agustus 2020 menjadi 6,49 persen pada Agustus 2021. Sementara itu, tingkat kemiskinan juga mengalami penurunan dari 10,19 persen pada September 2020 menjadi 10,14 persen pada Maret 2021, sedangkan tingkat ketimpangan turun dari 0,385 pada September 2020 menjadi 0,384 pada Maret 2021.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
