Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 2 Mei 2022 | 20.00 WIB

Dirjen Budi Setiyadi: Pantau Mudik Dulu, Pulang Kampung Kemudian

Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi saat memberikan keterangan kepada wartawan, Sabtu (21/4). - Image

Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi saat memberikan keterangan kepada wartawan, Sabtu (21/4).

JawaPos.com - Pemerintah telah memberikan izin masyarakat untuk melaksanakan mudik Lebaran 2022, karena Covid-19 dinilai sudah terkendali. Setelah dua tahun terakhir tak bertemu saudara dan kerabat di kampung halaman, akhirnya masyarakat bisa melepas rindunya tahun ini.

Namun, tentu saja dalam masa angkutan Lebaran 2022 ini masyarakat didukung oleh sejumlah pihak yang bertugas demi kelancaran mudik. Bahkan, sejumlah individu tidak bisa melaksanakan Lebaran bersama keluarganya, demi menjalankan tugas pada periode mudik Lebaran.

Hal itu dirasakan oleh Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubdar) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setiyadi. Pada Lebaran kali ini, dirinya fokus memastikan kelancaran mudik masyarakat, khususnya di Pelabuhan Merak.

"Kalau saya lihat jadwal saya sesuai penugasan sekarang, saya tentunya masih di jalan (memantau mudik), karena kan ini lumayan volume kendaraan dan potensi pergerakan cukup banyak," ungkap dia kepada JawaPos.com.

Ia mengungkapkan, kemungkinan dia dapat berkumpul bersama keluarga adalah ketika H+1 atau H+2 Lebaran. Kerinduan akan bertemu keluarga ini sangat dinanti, karena selama masa Ramadan ini, dirinya minim bisa berkumpul, demi tugas penting menjaga kelancaran mudik.

Soal makanan khas, dia mengaku tidak ada makanan yang wajib disediakan di meja makan saat Lebaran. Apapun sajian yang dihidangkan akan disantap olehnya.

"Sama dengan yg lain, paling ketupat, opor ayam, rendang," ujar Budi.

"Kalau saya paling kumpul keluarga, bisa salad bareng, ied bareng, nyekar ke almarhum bapak. Ibu kan masih, itu aja. Setelah itu aktivitas lain yang tidak berkaitan dengan Idul Fitri (kerja)," jelas dia.

Keberhasilan mudik lebaran 2022 tentu merupakan suatu pencapaian besar bagi semua pihak yang terlibat. Maka dari itu, ia dan seluruh pihak yang bertugas akan senantiasa melakukan kewajiban memantau guna kelancaran arus mudik.

"Ini kan termasuk tugas saya yang terakhir, sebelum nanti saya mengakhiri pekerjaan saya di Perhubungan ini, saya akan all out," tutur pria kelahiran Banyumas, Jawa Tengah tersebut.

Rasa syukur juga diserukan olehnya terkait skema-skema yang ditetapkan dapat membuahkan hasil yang positif, seperti one way dan contraflow untuk mengurai kepadatan. Selain itu, inisiasi untuk menghadirkan mobil patroli yang menyediakan segala kebutuhan pemudik, mulai dari BBM, alat kesehatan hingga makanan dan minuman gratis, diharapkan dapat menopang kelangsungan mudik yang nyaman.

"Dalam mobil patroli ini, ini mobil cukup lengkap, termasuk SDM yang bisa membantu kesulitan masyarakat. Apapun semua kebutuhannya akan kita coba penuhi, sepanjang kita punya kemampuan kita akan bantu. Kita all out," terangnya.

Kepada masyarakat yang mudik, ia berharap dapat mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang ada serta memantau informasi terkini soal rute-rute mudik. Harapan lainnya adalah mudik tahun ini dapat minim kecelakaan.

"Kita harap kelancaran, kenyamanan dan keamanan transportasi, artinya adalah kita dengan skema yang kita lakukan ini adalah untuk membuat keamanan dan kelancaran terhadap kondisi lalu lintas yang ada," tutup dia.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore