Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 11 Juni 2023 | 20.36 WIB

Mentan Ingatkan Ancaman Krisis Pangan Global Akibat Perubahan Iklim

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo dalam dalam acara pekan nasional (Penas) petani nelayan ke-XVI di Padang, Sumatera Barat, Sabtu (10/6). - Image

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo dalam dalam acara pekan nasional (Penas) petani nelayan ke-XVI di Padang, Sumatera Barat, Sabtu (10/6).

 
JawaPos.com - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menyampaikan apresiasi kepada para petani yang menjadikan sektor pertanian sebagai bantalan ekonomi pada masa pandemi. Sebab, meski pada masa pandemi, sektor pertanian bisa terus berproduksi maksimal dan dapat diandalkan dalam menopang perekonomian.
 
Pernyataan ini disampaikan Syahrul dalam acara pekan nasional (Penas) petani nelayan ke-XVI di Padang, Sumatera Barat, Sabtu (10/6). "Kita harus berterima kasih kepada petani, karena pertanian menjadi bantalan ekonomi dalam menghadapi pandemi," kata Syahrul dalam keterangannya.
 
Syahrul mengatakan, dunia akan dihadapkan pada ancaman krisis pangan global, di mana 30 persen produktivitas pertanian diprediksi akan terus menurun. Karena itu, Indonesia perlu mengantisipasi hal tersebut.
 
"Kita harus siap mengantisipasi perubahan iklim dan ancaman krisis pangan global," ujar Syahrul.
 
Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi menjelaskan, program utama Kementan adalah untuk mengantisipasi El Nino dan antisipasi krisis pangan global sebagai dampak pandemi, perubahan iklim, perang Rusia-Ukrania.
 
"Untuk itu saya mengajak semua untuk menyamakan langkah dalam antisipasi masalah ini," ungkap Dedi.
 
Namun, apresiasi terhadap kinerja pemerintah disampaikan oleh petani yang hadir pada acara pembukaan Penas XVI, Sabtu pagi (10/6) kemarin.
Fauzi, petani berusia 58 tahun yang berasal dari Desa Galis Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan, Provinsi Jawa Timur mengungkapkan bahwa Presiden Jokowi dan Mentan Syahrul Yasin Limpo telah berupaya semaksimal mungkin dalam rangka mengangkat harkat dan martabat para petani.
 
"Dalam artian beliau berdua berupaya untuk kemajuan para petani dan meningkatkan hasil daripada petani," ujar Fauzi.
 
Fauzi berharap dengan pelaksanaan kegiatan Penas ini sebagai ajang nasional, peserta yang sebagaian besar petani bisa menggali dan menyampaikan segala teknologi dan informasi.
 
"Atas nama petani kami sampaikan terima kasih Pak Mentan dan Pak Jokowi," imbuh Fauzi yang juga menjabat sebagai Ketua Kelompok Tani Sinta 2.
 
Hal senada disampaikan Suwarno, petani dari Desa Neranti, Kecamatan Renah Pamenang Kabupaten Merangin Provinsi Jambi. Menurut Suwarno, Kementerian Pertanian telah menggalakkan pertanian di desa-desa atau di provinsi guna meningkatkan swasembada pangan.
 
"Program pertanian terasa di desa-desa. Kami yakin itu gunanya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat," pungkas Suwarno.
 
Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore