
Menteri Pertanian Amran Sulaiman (Tangkapan Layar Youtube Setpres)
JawaPos.com - Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengaku sempat mengalami vertigo dan asam lambung saat mengejar target swasembada pangan Presiden Prabowo Subianto. Terlebih, target itu berubah dari sebelumnya selama 4 tahun menjadi 1 tahun.
Menurut Amran, sebelumnya swasembada pangan memang dijanjikan pada akhir masa jabatan Presiden Prabowo, yakni 4 tahun. Namun, target itu berubah menjadi 3 tahun dan akhirnya diubah kembali menjadi satu tahun.
Dia memastikan tidak bekerja sendirian dalam mengejar target itu. Meski sempat terkena asam lambung, Amran memastikan sudah sembuh usai berhasil mencapai swasembada pangan pada akhir tahun 2025.
"Jadi izin Bapak Presiden, kami bukan kerja sendiri. Kalau sendirian, aku pasti tidak capai apa yang kita lihat hari ini," kata Amran dalam acara Panen Raya Swasembada Pangan yang pantau melalui Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (7/1).
"Tadi Bapak janji 4 tahun. Kemudian berubah 3 tahun. Kemudian 1 tahun. Di saat menjadi 1 tahun, alhamdulillah kami vertigo. Kami asam lambung. Hari ini sudah mulai sembuh, recovery kembali," tambahnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa Indonesia telah mencapai swasembada pangan per 31 Desember 2025. Ia menyebut, stok beras cadangan pemerintah di tanah air telah mencapai lebih dari 3 juta ton.
Prabowo mengatakan capaian itu mampu tercapai lebih cepat dari target yang diberikan. Karena bisa tercapai dalam waktu 1 tahun, dari sebelumnya ditargetkan swasembada pangan dalam waktu 4 tahun.
Alhamdulillah, target yang saya berikan kepada tim pangan kita, saya berikan target waktu awal pemerintahan yang saya pimpin adalah 4 tahun untuk swasembada pangan," kata Prabowo dalam Taklimat Awal tahun di Hambalang, seperti dipantau dalam Akun Youtube Setpres, Selasa (6/1).
"Alhamdulillah, 31 Desember tahun 2025 waktu 24.00 bisa kita dengan resmi mengatakan di tahun 2025 Republik Indonesia swasembada beras," tambahnya.
Lebih lanjut, Prabowo menyampaikan bahwa cadangan beras di gudang-gudang pemerintah per 31 Desember 2025 tercatat sebagai tertinggi dalam sejarah.
Menurutnya, angka cadangan beras pemerintah saat ini lebih tinggi daripada swasembada pangan yang pernah dicapai Presiden Soeharto sebesar 2 juta ton. Capaian itu, kata dia, merupakan bukti dari kerja keras semua unsur dalam pemerintahannya, Kabinet Merah Putih.
"Dan saya juga cukup merasa besar hati, bangga bahwa hari ini cadangan beras kita di gudang-gudang pemerintah Indonesia adalah yang tertinggi selama sejarah berdirinya Republik Indonesia," ujar Prabowo.
"Pernah di pemerintahan Presiden Soeharto, kita di puncaknya pernah punya cadangan beras di gudang pemerintah 2 juta ton. Hari ini cadangan beras kita di gudang pemerintah lebih dari 3 juta ton. Tertinggi sepanjang sejarah Republik Indonesia. Ini saya kira adalah akibat kerja keras semua unsur," tukasnya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
