
Ilustrasi Indomaret dan Alfamart. kedua ritel modern ini sempat dituding membunuh UMKM oleh Menko PM Muhaimin Iskandar. (Instagram)
JawaPos.com - Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) tengah mendapat sorotan luas.
Hal itu menyusul pernyataan sang Menko PM Muhaimin Iskandar yang menyebut kalau kehadiran ritel raksasa di daerah seperti Alfamart dan Indomaret merupakan 'pembunuh UMKM'. Meski demikian, pernyataan tersebut kemudian diluruskan.
Deputi Bidang Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Pelindungan Pekerja Migran Kemenko PM, Leontinus Alpha Edison, menegaskan bahwa pemerintah tidak sedang memusuhi ritel modern. Tetapi berupaya menciptakan 'rantai bisnis berkeadilan'.
Pemerintah tengah menyiapkan kebijakan baru untuk menata ulang peta persaingan antara pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan jaringan ritel besar seperti Indomaret dan Alfamart.
Langkah ini diklaim menjadi bukti bahwa negara turun tangan menghadapi ketimpangan struktur bisnis yang selama ini menekan warung kecil dan toko kelontong lokal.
“Pemerintah tidak sedang mematikan Indomaret dan Alfamart. Ini bukan pelarangan, tapi pemerataan agar rantai bisnis lebih adil,” kata Leon dalam keterangan tertulis, Rabu (29/10).
Dalam beberapa tahun terakhir, ekspansi ritel modern tumbuh pesat hingga ke pelosok daerah di Indonesia.
Kehadiran mereka kerap menimbulkan gesekan dengan pelaku usaha kecil, terutama warung Madura dan toko kelontong tradisional yang kalah modal, kalah akses, dan kalah jaringan.
Leon menyebut kondisi itu telah menciptakan persaingan yang tidak seimbang, di mana ritel besar punya kekuatan finansial, logistik, dan promosi jauh melampaui pelaku usaha kecil.
“UMKM punya banyak keterbatasan. Kalau dibiarkan tanpa proteksi, mereka bisa mati pelan-pelan,” lanjutnya.
Menurut dia, pasar yang sehat adalah pasar yang tumbuh dalam kompetisi wajar, disertai perlindungan terukur dari pemerintah terhadap seluruh pelaku usaha, dari mikro hingga konglomerasi ritel.
Leon menjelaskan, kebijakan rantai bisnis berkeadilan merupakan turunan dari arahan Menko PM Muhaimin Iskandar, yang sebelumnya menyoroti dominasi ritel modern terhadap UMKM.
Muhaimin menegaskan bahwa pemerintah harus hadir menciptakan 'level playing field', bukan membiarkan pasar dikuasai segelintir pemain besar.
Leon menegaskan bahwa arah kebijakan ini tidak hanya untuk melindungi, tetapi juga memberdayakan UMKM agar mampu naik kelas.
“Kami ingin semua pelaku usaha, dari warung kecil hingga jaringan ritel besar, punya ruang tumbuh dengan adil,” katanya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022