
Komisaris Utama / Independen : Agus Santoso
JawaPos.com - Maskapai penerbangan milik negara, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) baru saja merombak susunan managemen. Hal tersebut telah disepakati melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).
Jusman Sfafii Djamal yang dulunya menjabat sebagai Komisaris Utama Garuda Indonesia digantikan oleh Agus Santoso yang akan meneruskan tugasnya. Kebetulan keduanya sama-sama lulusan ITB dan memulai karir di Industri Pesawat Terbang Nusantara era pasca tahun 1980-an.
Menurutnya, sosok Agus Santoso memang tidak asing dalam dunia penerbangan Indonesia. Pengalamannya di dunia penerbangan sudah lama yaitu 33 tahun sejak memulai karir sebagai Struktur Engineer Industri Pesawat Terbang Nusantara IPTN di era BJ Habibie.
Sebelumnya, Agus Santoso menjabat sebagai Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan. Diangkatnya Agus Santoso sebagai Komisaris Utama di PT Garuda Indonesia, diharapkan membawa angin segar buat maskapai kebanggaan Indonesia.
“Dilihat dari rekam jejaknya selama menjabat menjadi Dirjen Perhubungan Udara, banyak prestasi dan sumbangsih positif significant bagi dunia penerbangan di Indonesia,” ujarnya dalam siaran persnya kepada Jawapos.com, Jumat (14/9).
Selama menjabat Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso berhasil mencabut larangan terbang maskapai Indonesia di Eropa sehingga semua maskapai Indonesia secara teknis bebas terbang ke seluruh dunia, Prestasi ini berhasil melejitkan nama baik penerbangan Indonesia di dunia Internasional.
“Setelah 11 Tahun kita Indonesia menunggunya akhirnya kini bisa dilepas semuanya. Agus merupakan Ahli Struktur pesawat terbang junior saya yang memulai kariernya sebagai engineer di Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN), sehingga ia merupakan orang yang tepat. Ditangannya ban Indonesia dicabut,” tuturnya.
Selain itu, lanjutnya, Agus juga memiliki deretan prestasi lainya, diantaranya adalah menaikan ranking Indonesia di Internasional untuk masalah keselamatan penerbangan dengan Nilai pemenuhan keselamatan penerbangan Indonesia melampaui rata-rata dunia yakni 80,34 persen, dari standar 60 persen (Global Aviation Safety Plan), sehingga Indonesia melompati 97 negara, dari urutan 155 menjadi posisi 58.
“Lebih dari itu selama kurun waktu jabatannya sebagai Dirjen Udara terealisasi zerro passenger fatal accident (tidak ada penumpang meninggal akibatkan kecelakaan pesawat),” sebutnya.
Disamping itu, dari laporan KNKT bahwa selama tahun 2017 jumlah insiden paling sedikit dibanding tahun-tahun sebelumnya, Agus adalah ahli airworthiness dimana selama memimpin Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub bisa tercipta zero passenger fatal accident.
“Capaian tersebut menjadi harapan seluruh penumpang pesawat terbang,” imbuhnya.
Sebagai informasi, wajah susunan komisaris Garuda Indonesia yang baru diantaranya ;
Komisaris Utama / Independen : Agus Santoso
Komisaris Independen : Ismerda Lebang
Komisaris Independen : Herbert Timbo P Siahaan
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Pengurus NU Laporkan Dugaan Politik Uang Muktamar ke KPK, Uang Rp 40 Juta Dikembalikan
Prediksi Skor Persik Kediri vs Madura United: Laskar Sape Kerap Punya Kans Menang di Brawijaya!
Jokowi Temui Prabowo saat Sidang Putusan Gibran, Ajudan Ungkap Isi Pertemuan
Prediksi Skor Persipura vs RANS Nusantara: Produktivitas Gol Jadi Pembeda
Prediksi Skor Malaga vs Espanyol: Los Periquitos Bidik Poin, Tuan Rumah Terpuruk
Fraksi PKB Usulkan Pembentukan Pansus Tindak Lanjuti Putusan MK soal Ijazah Gibran
Prediksi Skor JDT vs Svay Rieng di ACC Cup: Harimau Selatan Diunggulkan Menang
Prediksi Lion City Sailors vs CAHN di ACC: Adu Kuat Tuan Rumah dengan Wakil Vietnam
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Alfa Penyintas Stroke Jalan Kaki 21 KM Dengan Rute Garuda

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022