
ILUSTRASI. Layar pergerakan IHSG di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (14/5/2025). IHSG ditutup menguat pada akhir perdagangan Rabu (14/5/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin pagi, dibuka melemah 114,26 poin atau 1,65 persen ke posisi 6.792,88. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 15,68 poin atau 2,05 persen ke posisi 749,25.
Analis Phintraco Sekuritas Ratna Lim memproyeksikan IHSG bakal bergerak melemah pada perdagangan Senin ini, dengan sentimen utama akan berasal dari tingkat global.
Sentimen utama berasal dari meningkatnya eskalasi konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah, yang mana Amerika Serikat (AS) sudah mulai ikut serta melalui serangan udara yang dilakukan pada Sabtu (21/6/2025) waktu AS.
"Di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi domestik akibat potensi kenaikan harga energi dan tarif impor AS, serta kondisi teknikal, maka diperkirakan IHSG berpotensi melanjutkan koreksi dan menguji support di level 6.820- 6.850," ujar Ratna Lim di Jakarta, Senin.
AS pada akhirnya turut serta dalam konflik yang terjadi antara Iran dan Israel yang diperkirakan akan semakin meningkatkan ketegangan geopolitik dan berpotensi mendorong kenaikan harga komoditas, terutama minyak mentah yang dapat mendorong kenaikan inflasi di tingkat global.
Apabila hal itu terjadi, akan membuat para bank sentral tidak dapat menurunkan suku bunganya di tengah ekonomi global yang cenderung membutuhkan stimulus moneter untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
Saat ini yang cukup mengkhawatirkan adanya kemungkinan Iran akan memilih untuk meninggalkan NPT (Non-Proliferation Treaty) yang merupakan perjanjian internasional untuk mencegah penyebaran senjata nuklir dan teknologi terkait.
Selain itu, kekhawatiran kenaikan harga minyak mentah dan LNG, karena seperlima pasokan minyak harian dunia melewati selat Hormuz yang terletak di antara Iran dan negara tetangganya seperti Arab Saudi.
Selama pekan ini, pelaku pasar akan mencermati perkembangan konflik di kawasan Timur Tengah, negosiasi perdagangan antara AS dan negara mitra dagang, serta pidato Chairman The Fed.
Selain itu, pelaku pasar juga menantikan data ekonomi seperti indeks Personal Consumption Expenditure (PCE) Prices, serta indeks Purchasing Managers Index (PMI) di AS, Euro Area dan Jepang.
Pada perdagangan Jumat (20/6/2025), bursa saham Eropa masih bergerak menguat, diantaranya indeks FTSE 100 Inggris menguat 0,35 persen, Euro Stoxx 50 menguat 0,70 persen, indeks DAX Jerman naik 1,27 persen, dan index CAC Prancis naik 0,48 persen.
Bursa saham AS di Wall Street juga kompak melemah pada perdagangan Jumat (20/6/2025), indeks Dow Jones Industrial Average melemah 0,08 persen, berakhir di 42.206,79. Indeks S&P 500 jatuh 0,22 persen dan ditutup di 5.967,97, sementara Nasdaq Composite melemah 0,43 persen dan berakhir di 21.623,83.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
