Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 10 Mei 2025 | 01.34 WIB

IKK Naik, tapi Ekspektasi Enam Bulan Mendatang Ekonomi Lesu

Ilustrasi belanja pakai uang THR. (Riana Setiawan / Jawa Pos) - Image

Ilustrasi belanja pakai uang THR. (Riana Setiawan / Jawa Pos)

JawaPos.com - Survei Konsumen Bank Indonesia (BI) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengindikasikan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi meningkat. Meski ekspektasi terhadap kondisi ekonomi 6 bulan ke depan lebih rendah.

Indeks keyakinan konsumen (IKK) April 2025 berada di level 121,7. Naik tipis dari bulan sebelumnya sebesar 121,1. "Optimisme konsumen yang meningkat pada April 2025 bersumber dari kenaikan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini dan tetap terjaganya keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi ke depan," kata Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso, Jumat (9/5).

Berdasarkan kelompok pengeluaran responden, keyakinan konsumen pada April 2025 meningkat untuk sebagian kelompok. Dengan IKK tertinggi tercatat pada responden pengeluaran lebih dari Rp 5 juta di posisi 127,9 dan Rp 4,1-5 juta sebesar 125,2. Untuk berpengeluaran Rp 2,1-3 juta di level 114,8.

"Sedangkan optimisme bagi kelompok pengeluaran Rp 1-2 juta dan Rp 3,1-4 juta menurun dibandingkan bulan sebelumnya," terangnya. Kelompok pengeluaran Rp 1-2 juta turun 3,6 poin menjadi 114,7. Untuk masyarakat berpengeluaran Rp 3,1-4 juta turun tipis dari 120,6 menjadi 119,9.

"Peningkatan IKK terjadi di sejumlah kota, dengan peningkatan tertinggi di Bandung, diikuti oleh Medan dan Jakarta," imbuh Denny. 

Hanya saja, ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi enam bulan ke depan mengalami penurunan. Tercermin dari indeks ekspektasi konsumen (IEK) April 2025 sebesar 129,8. Meskipun dalam kategori optimis di atas 100. 

Pelemahan tersebut sejalan dengan indeks ekspektasi ketersediaan lapangan kerja (IEKLK) dan indeks ekspektasi kegiatan usaha (IEKU) yang masing-masing tercatat sebesar 123,5 dan 128,5. Melambat dibandingkan periode sebelumnya yang berada di level 125,9 dan 132,2.

"Beberapa kota yang tercatat mengalami peningkatan IEK yaitu Medan, Makassar, dan Banten. Sedangkan yang mengalami penurunan antara lain Bandar Lampung, Banjarmasin, dan Denpasar," jelas Denny.

Hasil survei LPS juga menunjukkan penguatan indeks kepercayaan konsumen (IKK) April di level 103,1. Meningkat sebesar 1,6 poin secara bulanan. "Perkembangan ini menunjukkan persepsi positif konsumen yang kembali menguat terhadap kondisi ekonomi nasional dan di wilayahnya," terang Sekretaris LPS Jimmy Ardianto.

Dia menjelaskan, IKK menunjukkan persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi, lapangan kerja, dan pendapatan rumah tangga. Level IKK di atas 100 menunjukkan konsumen lebih optimistis. BAIKerhadap kondisi ekonomi secara umum, ekonomi wilayah, kondisi lapangan kerja saat ini, dan prospeknya dalam enam bulan mendatang.

Penguatan juga terlihat pada dua komponen IKK, yaitu indeks situasi saat ini (ISSI) maupun indeks ekspektasi (IE). ISSI meningkat ke level 81,9 dari posisi Maret 2025 yang tercatat 79,3. Untuk IE menguat ke level 118,9 dari 118,2 pada bulan sebelumnya.

Peningkatan optimisme konsumen pada April lalu antara lain disebabkan adanya penyaluran sejumlah bantuan sosial (bansos) pada awal kuartal II 2025. Berupa program keluarga harapan, bantuan pangan non-tunai, bantuan beras 10 kg, dan program Indonesia Pintar. Ditambah berhasilnya panen raya tanaman pangan seperti padi dan jagung.

Selain itu, perbaikan infrastruktur umum dan kenaikan harga sembako selama Ramadan-lebaran yang lebih terjaga turut mendorong persepsi positif masyarakat pada ekonomi di wilayahnya. Sebagai gambaran, inflasi komponen makanan, minuman, dan tembakau pada Maret 2025 mencapai 1,2 persen month-to-month (MtM). Lebih rendah dibandingkan inflasi pada Maret 2024 sebesar 1,4 persen MtM.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore