
Penampilan Boeing 737 MAX ketika ditampilkan di Farnborough International Airshow, Farnborough, Inggris pada 20 Juli 2022. (Sumber: REUTERS/Peter Cziborra)
JawaPos.com - Pesawat jet Boeing 737 MAX baru saja menjalani perjalanan 8 ribu kilometer dan mendarat di Seattle Jumat lalu. Pesawat tersebut menjadi salah satu tanda besar dari dampak perang dagang AS. Sebab, burung besi tersebut dikembalikan pemesannya ,yakni Xiamen Airlines.
Menurut saksi mata yang dihubungi Reuters, pesawat dengan logo maskapai Tiongkok tersebut tiba di landasan udara Boeing pada 01.11 GMT. Pesawat tersebut merupakan salah satu dari beberapa pesawat yang sedang menunggu finalisasi produksi di fasilitas milik Boeing kota Zhoushan, Tiongkok.
Belum ada kejelasan keputusan untuk mengembalikan pesawat tersebut datang dari pihak Boeing atau Xiamen Airlines. Kedua pihak masih belum merespons pertanyaan awak media. Namun, khalayak umum yakin pengembalian pesawat pesanan maskapai Tiongkok itu buntut dari perang dagang kedua negara.
Industri maskapai merupakan salah satu sektor yang menikmati bebas bea ekspor impor selama satu dekade terakhir. Namun, panasnya perang tarif impor antara Tiongkok dan AS memicu kebingungan di industri aviasi.
Tak ada narasumber yang bersedia untuk mengeluarkan pernyataan resmi. Namun, berbagai pejabat senior yang ditanyai Reuters mengatakan tidak ada larangan jelas mengenai pembelian Boeing di Tiongkok.
Sebenarnya, Boeing sudah mengirimkan beberapa pesawat ke fasilitas di Zhoushan pasca pengumuman tarif pertama Trump. Maret lalu, mereka mengirim tiga unit Boeing 737 MAX. Kemudian, satu lagi harid pekan lalu. Namun, Jumat lalu satu pesawat diantar balik ke Seattle.
’’Rencana terbaru Boeing dan penyuplai sepertinya didasarkan pada asumsi mereka tak bisa mengirimkan pesawat ke Tiongkok dalam sementara waktu,’’ ujar salah satu narasumber yang tak mau disebut.
Boeing sendiri membangun pabrik di Zhoushan pada 2018 untuk meredakan ketegangan dua negara di periode pertama Trump. Namun, fasilitas itu hanya menjadi fasilitas finalisasi bukan pabrik perakitan seperti yang dipyai Airbus.
Menurut rekam jejak, seperempat dari pengiriman Boeing merupakan Tiongkok. Namun, angka tersebut anjlok sejak ada perang dagang jilid satu dan pandemi Covid-19. Data pun menunjukkan bahwa ada 130 pesanan yang belum terpenuhi dari maskapai atau perusahaan Tiongkok. Namun, sumber industri mengatakan bahwa angka tak resminya bahkan mencapai 760 pesanan. (bil)

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
