
Cadangan devisa Oktober 2025 mengalami peningkatan.
JawaPos.com - Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia akhir April 2018 tercatat USD 124,9 miliar. Angka itu turun dibandingkan dengan posisi akhir Maret 2018 sebesar USD 126 miliar.
Salah satu penyebab merosotnya cadangan devisa didorong oleh intervensi Bank Sentral dalam mengatasi fluktuasi terhadap Rupiah yang terus terjadi dalam beberapa pekan terakhir ini.
Ekonom dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (UGM) Tony Prasetiantono menilai, BI tidak perlu terus-terusan menguras cadangan devisa untuk melakukan intervensi. Menurutnya, dengan menaikkan suku bunga acuan, maka nilai tukar rupiah bisa terjaga.
Saat ini, suku bunga acuan BI masih dipertahankan sebesar 4,25 persen. Kebijakan mempertahankan suku bunga sudah dilakukan sejak beberapa bulan terakhir.
"Menurut saya BI jangan berpikir sudahlah intervensi dengan cadev. Menurut saya menaikkan suku bunga harus segera dilakukan. Negara lain sudah melakukan itu. Kenapa? karena hanpir seluruh dunia meninggalkan suku bunga rendah," ujarnya dalam sebuah diskusi di Jakarta, Rabu (9/5).
Jika tidak segera direspons, lanjut Toni, hal itu akan membuat pasar keuangan menjadi grogi. Di sisi lain, menghamburkan cadangan devisa bukan solusi terbaik dalam menjaga nilai tukar Rupiah.
"Kalau tidak segera merespons menurt saya telat. Kalau telat itu costly. Apa? cadev berkurang dan itu bisa membuat pasar grogi. Cepetlah BI naikkan subung. Tapi yang penting era suku bunga rendah tidak bisa dilanjutkan. Tiongkok meski kecil sudah ada kenaikan subung. Sayang kalau terlalu banyak menghamburkan cadev. Padahal pernah USD 131,98 miliar di Januari 2018. Jangan mengandalkan satu variasi saja," pungkasnya.

Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
21 Rekomendasi Tempat Makan Dekat Stasiun Bandung, Kuliner Terbaik yang Cocok Saat Lagi Transit
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Deretan 11 Kuliner Pempek Terenak di Bandung yang Wajib Masuk Daftar Kunjungan
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
Pemkot Surabaya Buka Suara Terkait Rencana Penertiban Pasar Koblen
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
20 Tempat Makan Paling Recommended di Semarang, Banyak Pilihan Menu Kuliner yang Memanjakan Lidah
Kasus Korupsi Sritex, Mantan Dirut Bank Jateng Dituntut 10 Tahun
Sisa 6 Laga Tersisa, Ini Jadwal Persib, Borneo FC, dan Persija di Super League! Siapa yang Jadi Juara
