Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 16 Maret 2025 | 22.01 WIB

Mau Mudik Naik Mobil Pribadi? Segini Saldo Minimal E-Toll yang Perlu Anda Siapkan untuk Perjalanan dari Jakarta ke Surabaya

Kendaraan Truk dan mobil pribadi melintas di jalan Tol Cikampek, Senin (10/2/2025). (Muhamad Ali/Jawa Pos) - Image

Kendaraan Truk dan mobil pribadi melintas di jalan Tol Cikampek, Senin (10/2/2025). (Muhamad Ali/Jawa Pos)

JawaPos.com – PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengingatkan masyarakat yang hendak melakukan perjalanan mudik Lebaran 2025 untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik. Salah satunya dengan menyiapkan saldo E-Toll yang cukup.

Dalam Instagram resminya, Jasa Marga mengingatkan masyarakat untuk menyiapkan saldo E-Toll minimal Rp 1 juta. Jumlah tersebut berlaku untuk masyarakat yang hendak melakukan perjalanan mudik dari Jakarta ke Surabaya.

"Saldo minimal Rp 1.000.000 untuk perjalanan Jakarta ke Surabaya," tulis pengumuman Jasa Marga dikutip Minggu (16/3).

Jasa Marga mewanti-wanti ini kepada pemudik guna menghindari antrean dan kendala di gerbang tol saat melakukan perjalanan.

Pasalnya, tarif tol yang akan dikenakan untuk menuju Surabaya dari Jalan Tol Jakarta–Tangerang hingga Gerbang Tol Warugunung Surabaya adalah sebesar Rp 859.000 untuk single trip.

Sedangkan jika perjalanan dimulai dari Jalan Tol Jakarta–Cikampek menuju GT Warugunung, tarif tol yang akan dikenakan sebesar Rp 859.500. Keduanya berlaku untuk kendaraan Golongan I.

Sebelumnya, PT Jasa Marga (Persero) Tbk secara resmi memprediksi puncak arus mudik lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah/2025 Masehi dan Hari Raya Nyepi terjadi pada Jumat, 28 Maret 2025. Sedangkan arus balik di jalan tol diprediksi terjadi pada Minggu, 6 Juli 2025.

"Puncak arus mudik pada periode libur lebaran dan Nyepi, nanti kami prediksikan yaitu terjadi pada Jumat, 28 Maret 2025 atau H-3 lebaran atau Hari Nyepi, yaitu H-1," kata Direktur Utama Jasa Marga Subakti Syukur dalam konferensi pers di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (4/3).

Lebih lanjut, Subakti membeberkan dalam puncak arus mudik diprediksi volume lalu lintas mencapai 232 ribu kendaraan atau naik 50 persen terhadap normal.

Sedangkan pada saat arus balik, Jasa Marga memprediksi volume lalu lintas di jalan tol akan tercatat sebanyak 276 ribu kendaraan atau naik sebesar 62 persen terhadap normal dan 3 persen terhadap puncak arus balik tahun 2024.

Di sisi lain, Jasa Marga juga memproyeksi lalu lintas kendaraan yang keluar Jakarta pada H-10 sampai dengan H+2 Idul Fitri mencapai 2,18 juta kendaraan atau naik 1,1 persen dibandingkan dengan tahun 2024.

Jumlah kendaraan yang meningkat ini terjadi di sejumlah Gerbang Tol (GT). Meliputi GT Cikampek Utama, GT Kalihurip Utama, GT Ciawi, dan GT Cikupa. Dengan asumsi adanya kebijakan work from anywhere (WFA) berlangsung pada tanggal 24–27 Maret 2025.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore