
Ketua DPP Partai Demokrat Herman Khaeron. (Muhammad Ridwan/JawaPos.com)
JawaPos.com - Ketua DPP Partai Demokrat Herman Khaeron menegaskan sengat mendukung program Asta Cita dari Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Menurut dia, di sektor kelautan dan perikanan masih perlu digali dan dikembangkan. Saat ini fokus pemerintah terbagi, karena tengah mengusut polemik pagar laut di Tangerang dan sejumlah wilayah lainnya di Indonesia.
"Tentu sebetulnya potensi-potensi besar kita keniscayaannya ada di laut, ada di perairan, karena dua per tiga kawasan Indonesia adalah laut dan perairan. Oleh karena itu, ke depan harus menjadi prioritas,” kata Herman dalam diskusi bertajuk 'Hilirisasi Sektor Kelautan dan Perikanan dalam Mendukung Suksesnya Program Asta Cita di Jakarta, Jumat (14/2).
Ketua Umum Masyarakat Perikanan Nusantara (MPN) itu mengapresiasi langkah-langkah yang sudah dilakukan Presiden Prabowo dalam sektor perikanan dan kelautan. Kebijakan itu semakin memperjelas arah kemajuan Indonesia dalam sektor tersebut.
“Kami juga merasa ada prospek besar setelah Pak Prabowo Subianto, presiden kita semua ini mencanangkan hilirisasi di sektor-sektor terntentu yang salah satunya di sektor kelautan perikanan,” ucap Herman.
“Beliau mencatatkan secara sektoral hilirisasi di sektor garam kemudian di komoditas garam, kemudian komoditas budidaya, yang menjadi keunggulan di sektor kelautan dan perikanan,” sambungnya.
Anggota DPR Fraksi Demokrat itu juga mengatakan, Indonesia merupakan negara dengan kekayaan alam yang belum tergali sepenuhnya. Karena itu, dia menilai perlunya peran pemerintah proaktif agar berbagai potensi tersebut bisa dimanfaatkan secara optimal demi kesejahteraan rakyat.
“Bahkan kalau bicara energi, ada energi arus laut yang ini juga belum dikembangkan. Bagaimana ke depan potensi ini tentu menjadi domain negara, pemerintah,” tegasnya.
Herman siap memberi kontribusi positif kepada negara guna mendukung terwujudnya program Asta Cita Prabowo-Gibran. Dia menjamin MPN akan melahirkan pemikiran-pemikiran yang lebih kreatif dan produktif.
“MPN sebagai organisasi masa yang merupakan gabungan stakeholder organisasi-organisasi yang relatif dengan kelautan dan perikanan ingin berkontribusi,” papar Heman.
“Kami tekadkan ke depan akan ada diskusi yang melahirkan inovasi kreativitas apa yang bisa disumbangkan ke negara dengan menjadi semangat kami, bukan hanya reklamasi, pagar laut tapi sumber dayanya yang bisa kita kembangkan,” imbuhnya.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
