Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 17 Januari 2025 | 20.15 WIB

Respons Presiden Prabowo Dengar Usulan Dana Zakat Biayai Program Makan Bergizi Gratis

Presiden Prabowo Subianto. (Nurul F/JawaPos.com) - Image

Presiden Prabowo Subianto. (Nurul F/JawaPos.com)

 
JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto merespons soal usulan dana zakat yang digunakan untuk mendanai program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, ada pihak khusus yang mengurus persoalan tersebut.
 
"Yang ngurus zakat saya kira ada pengurusnya," kata Prabowo usai acara Munas Konsolidasi Persatuan Kadin Indonesia, di Ritz-Carlton, Jakarta, ditulis Jumat (17/1).
 
Meski begitu, Prabowo tak menanggapi setuju atau tidaknya terkait usulan yang disampaikan oleh Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan Baktiar Najamudin itu.
 
Ia hanya memastikan bahwa seluruh anak-anak di Indonesia mendapatkan MBG dari alokasi anggaran yang disiapkan pemerintah. Utamanya untuk sepanjang tahun 2025 ini.
 
"Tapi yang jelas dari pemerintah, pemerintah pusat kita siap semua anak-anak indonesia akan kita beri makan tahun 2025 ini," ungkapnya.
 
Sebagai informasi, pemerintah sendiri menggelontorkan dana sekitar Rp 71 triliun untuk program Makan Bergizi Gratis untuk 2025 ini. Targetnya, dana itu bisa digunakan untuk MBG bagi 17,5 juta orang hingga Desember 2025 mendatang.
 
Angka itu tidak dicapai sekaligus. Namun, prosesnya dilakukan secara bertahap. Peningkatan penerima program MBG disebut akan bertambah pada April, Juni, hingga Agustus 2025 nanti. Pada akhirnya bisa mencapai target di penghujung tahun.
 
Anggaran MBG yang beredar kabar dinilai kurang, kemudian memebuat Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan Baktiar Najamudin menyampaikan usulan agar zakat masyarakat digunakan untuk membiayai program MBG.
 
Ia menilai dengan penerapan zakat untuk MBG dapat membantu mengatasi keterbatasan anggaran pemerintah. Selain itu juga menjadi upaya masyarakat umum untuk bisa terlibat dalam program unggulan Prabowo tersebut.
 
"Kenapa tidak zakat yang jumlahnya luar biasa besar kita libatkan untuk program ini? Dengan begitu, masyarakat umum juga bisa terlibat," ujar Sultan kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (14/1).
 
Menurutnya, program MBG membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk negara-negara sahabat. Sultan bahkan telah berdiskusi dengan beberapa duta besar terkait potensi kontribusi internasional untuk program ini.
 
Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore