Menteri Koordinator bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan alias Zulhas. (Nurul Fitriana/JawaPos.com)
JawaPos.com - Menteri Koordinator bidang Pangan (Menko Pangan), Zulkifli Hasan alias Zulhas menyebut Peraturan Presiden (Perpres) terkait irigasi untuk mendukung target swasembada pangan 2027 akan segera terbit.
Zulhas memastikan, melalui Perpres yang akan terbit dalam satu sampai dua pekan ke depan. Pemerintah Pusat akan diperbolehkan untuk membangun irigasi di sejumlah daerah.
"Ini baru kita putuskan, pusat bisa bangun irigasi mau 1000 sampai 3000 hektar. Perpres sudah selesai, sudah rapi, sudah di Mensesneg, mungkin 1-2 minggu ini bisa ditandatangani," kata Zulhas dalam acara Sarasehan 100 Ekonom Indonesia di Jakarta, Selasa (3/12).
Baca Juga: Brigadir R Tembak Siswa SMK sampai Mati, Kapolrestabes Semarang Minta Maaf dan Siap Tanggung Jawab
Dia menjelaskan, pembangunan irigasi ini menjadi penting dalam pertanian. Salah satunya untuk mendukung swasembada pangan yang ditargetkan Presiden Prabowo Subianto pada tahun 2027.
Terlebih, saat ini, ada dua tipe sawah yang ada di Indonesia. Mulai dari sawah tadah hujan dan memiliki irigasi. Bahkan, kata dia, hanya sawah yang irigasinya bagus dapat panen sampai tiga kali setahun.
Sedangkan untuk sawah yang irigasinya rusak hanya bisa panen dua kali. Bahkan, hanya bisa satu kali panen bagi sawah yang tak memiliki irigasi atau sawah tadah hujan.
"Irigasi itu pak, karena sawah kita ada yang satu kali panen dua kali panen yg satu kali panen berarti pasti irigasinya enggak ada, tadah hujan. (Panen) dua kali irigasinya rusak, tiga kali irigasinya bagus," jelas Zulhas.
Di sisi lain, mantan Menteri Perdagangan ini menyebut pembangunan bendungan masih banyak yang belum tersambung dengan irigasi. Itu sebabnya, pemerintah pusat akan fokus terhadap penyambungan irigasi.
Pasalnya, jika pembangunan irigasi wewenangny masih ada di pemerintah akan sulit tercapai. Menurut Zulhas para bupati dan gubernur di daerah cenderung fokus terhadap pembangunan jalan yang rusak, bukan irigasi.
"Irigasi harus kita selesaikan, saya baru saja dua tiga kali rapat koordinasi sudah selesai membahas irigasi karena di situ kalau 1000 hektar dibangun bupati, kapan dibangunnya. Tapi (bangun) jalan raya," jelas Zulhas.
"Gubernur kalo 2000-3000 hektar (pembangunan irigasi) itu urusan gubernur, wong jalannya banyak yang rusak dia enggak ngurus irigasi. Jadi pertanian itu terbengkalai, sungguh-sungguh terbengkalai," pungkasnya.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
