Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 10 Oktober 2024 | 19.15 WIB

Luncurkan Lazada Surabaya, Strategi Hiperlokal Lazada untuk Lebih Dekat dengan Konsumen dan Bisnis Lokal Surabaya

Photo - Image

Photo

JawaPos.com – Sebagai kota terbesar di Jawa Timur dan kedua terbesar di Indonesia, Surabaya dinilai memiliki daya saing untuk mengembangkan ekosistem ekonomi digital yang tangguh, dengan tingkat ekonomi dan konsumsi yang kuat.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Provinsi Jawa Timur menyumbang 25% perekonomian di Pulau Jawa, kedua terbesar setelah Jakarta. Sementara Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur mencatat ada 4,6 juta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Jawa Timur yang sudah melek digital, termasuk yang berasal dari Kota Surabaya dan sekitarnya.

Lebih menarik lagi, data Kementerian Komunikasi dan Informatika pada tahun 2024 menunjukkan bahwa Surabaya mencatat Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) sebesar 52,28 dengan klasifikasi “Tinggi”, melampaui rata-rata nasional sebesar 43,34.

Data ini menunjukkan tingginya kemampuan masyarakat Surabaya dalam menggunakan teknologi digital dalam keseharian dan pekerjaannya. Hal ini didukung oleh data internal Lazada yang mengungkap bahwa jumlah pembeli di Lazada yang berdomisili di Surabaya terus meningkat, dengan jumlah pembelian yang bertambah.

Dengan potensi yang begitu besar, Lazada menjadikan Surabaya sebagai salah satu kota fokus utama perusahaan dengan meluncurkan Lazada Surabaya bersamaan dengan dimulainya festival belanja online 10.10 LazADA di Surabaya.

Photo

Berbagai inisiatif yang dilakukan Lazada diharapkan semakin memudahkan masyarakat Surabaya untuk melakukan penjualan maupun pembelian barang secara online melalui aplikasi Lazada.

Pengembangan hiperlokal menjadi bagian dari upaya Lazada untuk memahami kebutuhan masyarakat yang bervariasi di setiap daerah di Indonesia. CEO Lazada Indonesia, James Chang mengatakan, “Strategi hiperlokal yang dilakukan Lazada ini dipercaya bisa memudahkan pelanggan untuk berbelanja online secara mudah, nyaman, dan cepat. Karena itulah, kehadiran kami di Surabaya dilakukan secara holistik, tidak hanya pada pengembangan fitur dan penawaran yang ada di aplikasi, namun juga dari sisi infrastruktur operasional logistik.”

Kehadiran Lazada di Surabaya akan diperkuat melalui peluncuran laman khusus Surabaya di aplikasi Lazada, menghadirkan kantor daerah dan tim khusus Surabaya, serta pengembangan sistem pergudangan dan logistik lokal.

“Fokus utama kami di Lazada Surabaya adalah mendekatkan rantai pasok, dan memastikan para pelanggan Lazada di Surabaya bisa mendapatkan barang pesanannya secara mudah, aman, dan tepat waktu. Untuk itu kami melakukan pengembangan sistem pergudangan dan logistik di Surabaya, yang dapat sekaligus memberdayakan bisnis lokal di Surabaya,” tambah James.

Upaya pemberdayaan brand dan UMKM asli Surabaya dilakukan Lazada untuk memastikan produk yang banyak dicari pelanggan tidak hanya terjamin ketersediaan dan kualitasnya, namun juga dekat dengan pelanggan.

Sementara, penjual lokal diuntungkan dengan layanan logistik Lazada yang menjangkau pelanggan di Surabaya secara spesifik dan tepat sasaran. Didukung mitra perusahaan logistik dan pengiriman lokal yang memiliki penguasaan daerah yang mumpuni, Lazada mengembangkan sistem logistik yang menyeluruh di Surabaya.

Photo

Lazada juga membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin menjadi affiliate partner di Lazada. Dengan bermodalkan handphone, jejaring pertemanan, dan akun media sosial dengan sejumlah followers, affiliate partner bisa meraih sejumlah komisi untuk setiap produk yang terjual dari link yang dibagikan.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore