Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 11 April 2023 | 11.47 WIB

Term Deposit Valas BI Mampu Jaga Posisi Cadangan Devisa Tetap Tinggi

Petugas menghitung pecahan 100 dolar AS di jasa penukaran uang asing Dolar Indo, Melawai, Jakarta beberapa waktu lalu.


JawaPos.com
- Bank Indonesia (BI) memastikan ketahanan eksternal dan stabilitas makroekonomi terjaga. Posisi cadangan devisa (cadev) Indonesia pada akhir Maret 2023 mencapai USD 145,2 miliar. Meningkat USD 4,9 miliar dibandingkan dengan posisi pada akhir Februari 2023 sebesar USD 140,3 miliar.

“Peningkatan posisi cadangan devisa pada Maret 2023 antara lain dipengaruhi oleh penerimaan pajak dan penarikan pinjaman luar negeri pemerintah,” kata Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono, Senin (10/4).

Posisi cadangan devisa tersebut, lanjut dia, setara dengan pembiayaan 6,4 bulan impor atau 6,2 bulan impor. Serta pembayaran utang luar negeri pemerintah dan berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor. Bank sentral menilai jumlah cadev saat ini mampu mendukung ketahanan sektor eksternal. Sekaligus menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

Ke depan, BI memandang cadev akan tetap memadai. Didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi yang terjaga. “Sejalan dengan berbagai respons kebijakan dalam menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan guna mendukung proses pemulihan ekonomi nasional,” jelas Erwin.

Sementara itu, Ekonom Bank Mandiri Faisal Rachman memandang sektor eksternal Indonesia tetap tangguh di tengah ketidakpastian global yang masih tinggi. Apalagi jumlah cadev saat ini merupakan terbesar sejak November 2021. Seiring dengan proyeksi neraca transaksi berjalan yang tetap sehat. Meski, pertumbuhan ekspor cenderung melambat karena penurunan harga komoditas.

“Akibat permintaan global yang lesu di tengah inflasi yang tinggi dan kenaikan suku bunga kebijakan yang sedang berlangsung,” terang Faisal kepada Jawa Pos.

Makanya, surplus perdagangan diperkirakan turut menyusut. Tapi bisa bertahan lebih lama dari yang diantisipasi karena penurunan harga komoditas terlihat lebih bertahap. Ditambah, berkat pembukaan kembali ekonomi Tiongkok dan kondisi kawasan Euro yang lebih baik dari perkiraan.

Pertumbuhan impor masih berpeluang tumbuh positif. Mengingat, permintaan domestik yang cenderung terus menguat. Menyusul pencabutan pembatasan mobilitas pada akhir 2022 dan keputusan melanjutkan Proyek Strategis Nasional.

Agenda pemerintah melakukan hilirisasi sumber daya alam (SDA) dinilai dapat menarik lebih banyak aliran investasi langsung ke Indonesia. Upaya untuk menahan devisa hasil ekspor (DHE) SDA, termasuk instrumen BI berupa deposito berjangka alias term deposit (TD) valas dari DHE juga dapat menghambat penempatan aset di luar negeri.

Pada 23 Maret, terdapat penempatan sekitar USD 294,75 juta. Sebagian besar dalam tenor satu bulan di instrumen DHE Forex TD yang difasilitasi di BI. Sementara per 6 April terdapat penempatan sebesar USD 69,25 juta dengan kecenderungan bergeser ke tenor yang lebih panjang. “Tenor tiga bulan,” ujarnya.

Secara keseluruhan, Faisal melihat cadev tetap memadai. Berkat penurunan harga komoditas yang lebih bertahap dan implementasi instrumen DHE Forex TD yang lebih mudah. Dia juga merevisi perkiraan cadev menjadi sekitar USD 135-155 miliar di akhir 2023.

“Hal ini memang dapat mendukung nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada periode ketidakpastian global yang tinggi. Kami mempertahankan prakiraan nilai tukar rupiah di sekitar Rp 15.285 per USD pada akhir tahun 2023,” tandasnya.

Namun, pihaknya masih mengantisipasi kenaikan Fed fund rate (FFR) pada 23 Mei dan aksi wait and see oleh investor di tengah tahun politik Indonesia. Khususnya di paruh kedua 2023.

Posisi Cadangan Devisa Indonesia 2023

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore