Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 17 Mei 2022 | 16.40 WIB

BSI Bidik Pasar Timur Tengah

STRATEGIS: Dari kiri, Dirut BSI Hery Gunardi, Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo, dan Duta Besar Indonesia untuk Uni Emirat Arab Husin Bagis berbincang setelah membuka operasional kantor representatif BSI di DIFC, Uni Emirat Arab, pada Jumat (13/5 - Image

STRATEGIS: Dari kiri, Dirut BSI Hery Gunardi, Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo, dan Duta Besar Indonesia untuk Uni Emirat Arab Husin Bagis berbincang setelah membuka operasional kantor representatif BSI di DIFC, Uni Emirat Arab, pada Jumat (13/5

JawaPos.com - Dengan visi menjadi Top 10 Global Islamic Bank, Bank Syariah Indonesia (BSI) mulai menancapkan bisnis dan penetrasi layanan di Timur Tengah. Hal itu dilakukan seiring kerja sama yang dilakukan dengan konglomerasi dan start-up internasional di Dubai, Uni Emirat Arab.

Ekspansi bank syariah terbesar di Indonesia di kancah global tersebut ditandai dengan grand launching kantor perwakilan BSI di Dubai berbarengan dengan penandatanganan kerja sama Lulu Hypermart Indonesia sebagai jaringan Lulu Hypermart Global serta perusahaan fintech Berrypay pada Jumat (13/5).

Direktur Utama BSI Hery Gunardi mengatakan, langkah itu menjadi tonggak bersejarah, langkah awal ekspansi BSI di pasar internasional. ”Ekspansi jaringan dan bisnis ini memungkinkan kami untuk dapat mengelola peluang bisnis yang ada di luar negeri, baik Indonesian related business atau corporations maupun dari individu, yaitu warga negara Indonesia. Kami siap melayani nasabah dan mengoptimalkan potensi bisnis di kawasan ini, kata Hery.

Menurut dia, keberadaan jaringan bisnis di luar negeri memungkinkan BSI berinteraksi secara langsung dengan komponen penting industri perbankan global. Yakni, pemain utama perbankan dunia, regulator perbankan dari sejumlah negara, hingga global business best practice perbankan syariah yang akan membentuk global expertise dan global capabilities bagi BSI.

Selain itu, Hery berharap BSI semakin dekat dengan investor global sehingga perusahaan dapat berkontribusi lebih dalam mendukung program-program pemerintah Indonesia, baik dalam pendanaan proyek-proyek infrastruktur dan pembangunan melalui penerbitan sukuk global maupun dukungan bagi pengembangan UMKM nasional.

Photo

GO GLOBAL: Dirut BSI Hery Gunardi memberikan sambutan dengan disaksikan CEO DIFC Arif Amiri (tampak di monitor) saat grand launching kantor representatif BSI di Dubai, Uni Emirat Arab, pada Jumat (13/5)

”Dari Dubai, kita tentu berharap bahwa kehadiran BSI secara global akan semakin banyak di sejumlah pusat keuangan dunia lainnya. Seperti London, New York, Tokyo, Singapura, dan juga Arab Saudi. Kami bersyukur dan bangga bahwa BSI ke depan dapat turut mengibarkan Sang Merah Putih di dunia internasional, katanya optimistis.

Kawasan Timur Tengah menawarkan potensi bisnis yang sangat besar. Pertama, haji dan umrah. Indonesia menjadi penyumbang jemaah haji terbesar yang mencapai 221 ribu jemaah per tahun (pada masa pra-Covid) dengan nilai uang Rp 15,4 triliun.

Kedua, perdagangan. Indonesia memiliki volume yang signifikan dengan kawasan GCC. Khususnya dengan dua negara ekonomi terbesar di GCC, yakni Arab Saudi dan Uni Emirat Arab yang mencapai USD 6,87 miliar per tahun atau setara Rp 96 triliun pada 2020.

Ketiga, terdapat satu juta warga negara Indonesia yang tinggal dan bekerja di kawasan Timur Tengah (diaspora). Keempat, Dubai adalah basis investor yang pemerintah Indonesia menerbitkan semua global sovereign sukuk di Nasdaq Dubai. Kelima adalah investment climate karena negara-negara di kawasan Timur Tengah saat ini sedang menggalakkan proyek pembangunan dengan visi beyond oil development.

Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia, Indonesia sudah sepantasnya memiliki representative office bank syariah di kawasan Timur Tengah. Langkah tersebut menjadi katalisator utama bagi Indonesia untuk menjadi pusat ekonomi dan keuangan syariah dunia.

Duta Besar RI untuk Persatuan Emirat Arab (PEA) Husin Bagis menilai kehadiran BSI di DIFC Dubai merupakan langkah tepat bagi BSI untuk go global karena Dubai telah menjadi hub sektor keuangan dunia. Kami berharap kehadiran BSI semakin memperkuat kerja sama bilateral kedua negara, khususnya di lanskap sektor keuangan, jelasnya.

 

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore