
Suasana aktivitas perdagangan di Pasar Induk, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (1/12/2021). Jelang perayaan Natal dan tahun baru (Nataru), harga bahan pokok di sejumlah pasar tradisional mulai naik. pedagang mengklaim, kenaikan harga dipicu karena kelangk
JawaPos.com - Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Budisatrio Djiwandono menyampaikan kekhawatirannya terhadap gejolak harga komoditas pokok yang terus berlanjut. Sebab, hingga saat ini harga bahan pokok di lapangan masih tinggi.
Menurutnya, kenaikan harga komoditas pokok yang kini dialami Indonesia dan negara lainnya perlu diantisipasi oleh Kementerian Pertanian (Kementan). Yakni, mencegah kenaikan harga yang berkelanjutan hingga pasca Bulan Ramadan.
“Saya khawatir (kenaikan harga komoditas) ini bukan berhenti di Bulan Suci Ramadan saja, tetapi karena kondisi geopolitik ekonomi dunia juga, kita harus mempersiapkan langkah-langkah tajam," kata Budisatrio dalam Rapat Kerja Bersama Mentan secara daring, Senin (11/4).
Kondisi geopolitik dunia yang tidak stabil juga makin menambah ketidakpastian ekonomi. "Kenaikan harga bahan pokok juga di tengah kenaikan harga energi, ditambah juga konflik yang sedang berlangsung di Ukraina-Rusia ini menambah tekanan yang luar biasa,” ujarnya.
Dirinya pun mengusulkan Kementan dan mitra kerja terkait untuk menjalankan program penyediaan kebutuhan bahan pokok sebaik-baiknya. Selain itu, perlu dilakukan langkah antisipatif agar kenaikan harga ini tidak berlangsung dalam jangka panjang.
“Kondisi dunia ini terus memberi tekanan terhadap harga kebutuhan pokok kita, jangan sampai rakyat hari ini menjerit tapi menjeritnya menjadi sangat panjang, Sri Lanka, Pakistan, Peru gejolak politiknya sudah semakin mengkhawatirkan, kita sudah merasakannya di Indonesia. Saya minta bapak/ibu juga antisipasi dan lakukanlah kerja-kerja untuk menghadapi permasalahan ini,” imbaunya.
Selain itu, anggota Komisi IV DPR RI Haerudin juga memandang Kementan perlu mengeratkan kemitraan dengan Bulog untuk mengamankan pasokan pangan terutama beras, gula dan kebutuhan pokok lainnya untuk rakyat.
“Kita (Komisi IV, Red) selalu setuju dan kita selalu ingatkan bahwa program yang kira-kira diluar agenda-agenda strategis mohon berhati-hati semua karena memang ini amanah rakyat dari anggaran itu butuh kita juga berhati-hati, butuh tepat sasaran,” tutupnya.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
