
Photo
JawaPos.com - Industri otomotif Indonesia mendapatkan secercah harapan menghadapi tahun depan. Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mewacanakan stimulus pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) ditanggung pemerintah (DTP) 100 persen secara permanen. Tujuannya, mempertahankan momentum bagi industri kendaraan roda empat dalam negeri.
Agus menyatakan, dia mengusulkan subsidi PPnBM bisa berlanjut secara permanen. Namun, kualifikasi produk yang mendapatkan stimulus harus diperketat.
"Saya siap memperjuangkan kebijakan PPnBM nol persen. Tapi, ada syaratnya," ungkapnya saat membuka Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) di Surabaya kemarin (9/12).
Pemikiran tersebut hadir karena Menperin melihat dampak signifikan yang dihasilkan dari insentif PPnBM kendaraan. Dengan stimulus untuk mobil dengan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) 60 persen, pertumbuhan penjualan tumbuh sebanyak 64 persen. Padahal, industri otomotif merupakan salah satu sektor yang paling terpukul saat pandemi.
Namun, TKDN untuk bisa mendapatkan keistimewaan PPnBM DTP 100 persen harus mencapai 80 persen. Syarat itu bertujuan meningkatkan multiplier effect industri turunan dan penyokong lainnya.
"Saat ini ada 21 produsen kendaraan roda empat dengan kapasitas 35 juta unit per tahun. Tapi, perusahaan komponennya sendiri sudah mencapai 319 ribu dan sebagian besar masih berupa UMKM," ujarnya.
Sales and Marketing Director PT United Motors Centre, diler utama Suzuki di Jatim, Fredy Teguh menyambut baik usulan tersebut. Dia menyatakan bahwa langkah tersebut bisa menjaga momentum kebangkitan industri otomotif tahun depan. Terkait dengan syaratnya, pelaku industri yang punya komitmen dalam memasuki pasar Indonesia tak akan keberatan.
"Sebab, pabrikan seperti Suzuki sudah punya pabrik mobil di Indonesia. Otomatis, produk yang dipasarkan punya TKDN yang tinggi," ucapnya.
Marketing & Customer Relations Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) Hendrayadi Lastiyoso menambahkan, pihaknya sangat mendukung dan menyambut baik jika kebijakan PPnBM DTP 100 persen tersebut dapat terus dilanjutkan kembali. Kebijakan tersebut sejauh ini sangat membantu penjualan kendaraan roda empat nasional.
"Sangat efektif sebagai stimulus bagi konsumen untuk melakukan pembelian kendaraan Daihatsu saat ini," tambahnya.
Selanjutnya, Hendrayadi menyebutkan bahwa 7 di antara 9 produk Daihatsu dapat menikmati kebijakan PPnBM DTP 100 persen tersebut, yakni Daihatsu Ayla, Sigra, Xenia, Terios, Luxio, Rocky, dan Granmax Minibus. "Hanya Daihatsu Sirion yang tidak dapat karena CBU. Sedangkan Granmax PU karena kendaraan niaga, maka tidak dikenai PPnBM," ujarnya.
Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmy Suwandi juga menyatakan bahwa pihaknya sangat mendukung wacana tersebut. Namun, produk-produk Toyota mana saja yang berpotensi mendapatkan PPnBM nol persen dengan syarat TKDN 80 persen, Anton mengaku belum dapat memastikan. "Saya harus cek dulu," katanya.
DAFTAR DISKON PPNBM KENDARAAN
HINGGA DESEMBER 2021
PPnBM DTP 100 persen
Mobil penumpang dengan kapasitas mesin sampai dengan 1.500 cc
PPnBM DTP 50 persen
Mobil penumpang 4 x 2 dengan kapasitas mesin > 1.500 cc hingga 2.500 cc
PPnBM DTP 25 persen
Mobil penumpang 4 x 4 dengan kapasitas mesin > 1.500 cc hingga 2.500 cc
Syarat komponen lokal 60 persen
Sumber: Peraturan Menteri Keuangan Nomor 120/PMK 010/2021

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
