
MUDAH DIJUAL: Logam mulia memiliki spesifikasi Fine Gold 999.9. Emas batangan produk PT Antam menjadi salah satu yang disarankan sebagai instrumen investasi. (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - PT Aneka Tambang Tbk (Antam) berhasil mencatatkan kinerja yang ciamik hingga kuartal tiga tahun 2021. Perusahaan pelat merah tersebut telah mencatatkan kontribusi kepada Negara sebesar Rp 1,63 triliun.
Hal ini diungkapkan Direktur Utama PT Antam Dana Amin dalam keterangan yang diterima wartawan, Rabu, 8 Desember 2021. Ia menyebutkan bahwa Antam telah memberikan kontribusi dalam bentuk royalti, penerimaan negara bukan pajak (PNBP), dan dividen.
"Tahun ini Antam memiliki kinerja yang solid. Dengan arus cash yang mencapai Rp4,8 triliun, Antam mampu menghasilkan laba bersih Rp1,71 triliun dan kontribusi kepada negara Rp1,63 triliun," kata Dana dalam keterangan tertulisnya pada JawaPos.com, Rabu (8/12).
Dana juga menuturkan, kontribusi dalam bentuk royalti, PNBP, dan dividen tersebut tidak mengganggu catatan hasil laba yang dihasilkan perusahaannya.
"Nilai laba yang diperoleh Antam selama sembilan bulan ini sudah di luar dari kewajiban yang harus dibayarkan Perusahaan termasuk pencatatan kontribusi kepada negara. Untuk dividen biasanya dikeluarkan terakhir," tambahnya.
Dijelaskan Dana, dengan cash Rp 4 triliun yang dimiliki perusahaan, pembayaran dividen di akhir tidak akan menjadi masalah.
"Secara bisnis cash kondisi perusahaan sangat baik. Uang yang ada mencukupi untuk membayar semua kewajiban dan sisanya masih banyak," tutupnya.
Kontribusi ini juga disampaikan Dirut Antam Dana Amin saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI pada 2 Desember 2021. Sejumlah anggota dan pimpinan komisi VI DPR pun mengapresiasi capaian tersebut.
Apresiasi serupa juga diungkapkan Pengamat Hukum Energi dan Pertambangan Universitas Tarumanegara Ahmad Redi. Menurutnya, capaian PT Antam dan kontribusinya terhadap negara patut diapresiasi. Apalagi di tengah Pandemi Covid-19.
"Saya kira, semua perusahaan negara, termasuk Antam terdampak Covid-19. Namun Antam seperti tak terpengaruh Covid, karena tetap mampu menghasilkan laba yang cukup besar dan deviden pada negara juga cukup besar. Saya kira itu bagian dari pencapaian yang harus diapresiasi," kata Redi kepada wartawan, Rabu, 8 Desember 2021.
Menurut Redi, terlepas masih adanya kritik dan perlunya peningkatan kinerja, apa yang dihasilkan Antam dari laba sepanjang 2021 ini tetap harus diapresiasi.
"Apa yang dihasilkan Antam saya kira cukup signifikan ya, dengan ada kenaikan laba di semester terakhir ini. Jadi ini saya kira satu hal yang positif," pungkasnya.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
