
Photo
JawaPos.com - Pemerintah menargetkan penyaluran pembiayaan ultra mikro (UMi) sebesar Rp 5,6 triliun tahun ini. Sasarannya adalah 1,8 juta debitur. Melalui program tersebut, pemerintah berharap roda ekonomi bisa segera bangkit mulai dari sektor terkecil.
"Pembiayaan UMi tidak dikenai bunga karena merupakan bantuan sosial. Bahkan, debitur akan mendapatkan pendampingan dalam mengembangkan usahanya," kata Direktur Utama Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Ririn Kadariyah secara virtual kemarin (1/9).
Dia menjelaskan, program tersebut memberikan fasilitas pembiayaan maksimal Rp 20 juta per nasabah. Dana tersebut nanti disalurkan oleh lembaga keuangan bukan bank (LKBB).
"Nilai pembiayaan tersebut meningkat dari sebelumnya Rp 10 juta, salah satunya agar masyarakat dapat mengembangkan usahanya lebih baik," imbuhnya.
Jika setelah mendapat pembiayaan usahanya berkembang, pelaku usaha bisa mengajukan pembiayaan modal usaha. Misalnya, program kredit usaha rakyat (KUR). Menurut dia, para pengusaha UMi dan mikro lebih nyaman mengajukan pembiayaan secara berkelompok.
Sebab, lebih memudahkan proses dan pendampingannya. "Kalau mengalami kesulitan, kita bantu modal usahanya. Tapi, ada bunganya. Dari PIP (bunga kredit) maksimal 4 persen, ada juga yang 1 persen, bergantung dari beberapa hal," jelasnya.
Ririn menyatakan, data Kementerian Koperasi Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) menunjukkan terdapat 64,2 juta unit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) saat ini. Sebagian besar adalah bisnis skala UMi dan mikro.
Banyaknya pelaku usaha di lapisan terbawah membuat pemerintah mendorong berbagai program pembiayaan ke segmen tersebut. Hingga semester I 2021, sebanyak 1,4 juta debitur telah mendapat pembiayaan UMi yang belum bisa memperoleh layanan perbankan melalui KUR.
Terpisah, Ketua Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo) Ikhsan Ingratubun menyebutkan, persebaran SARS-CoV-2 membuat mayoritas bisnis usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) gulung tikar. Hanya sedikit yang bisa bertahan dengan digitalisasi.
Diperlukan dorongan pemerintah dan perbankan agar usaha rakyat itu mampu bangkit. "Di masa krisis saat ini, tidak sedikit UMKM yang membutuhkan kredit modal kerja," ujarnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
