
Di usia yang masih tergolong muda, Wedi Radian Dasril memilih jadi pengelola restoran unik yang dipenuhi aquarium dan kolam, sekaligus membudidaya ikan lele.
JawaPos.com - Bersantap menu ikan-ikanan di meja yang sejatinya aquarium tentu menawarkan nuansa tersendiri. Siapa sangka ide kreatif bisnis restoran ini dikelola oleh Sarjana Politik yang dulunya tenaga kontrak di Pemerintahan Kota Padang.
Di usia yang masih tergolong muda, Wedi Radian Dasril memilih jadi pengelola restoran unik yang dipenuhi aquarium dan kolam, sekaligus membudidaya ikan lele. Ada semacam panggilan jiwa mengapa pria 31 tahun ini memilih banting stir. “Jadi saya mengubah pola pikir ingin berbeda dengan orang lain. Saya di kampung ini ingin memberdayakan SDM sini, meningkatkan SDM, meningkatkan lapangan pekerjaan,” kata warga Desa Koto Marapak, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Jumat (27/8).
Dalam mengelola keunikan restorannya ia memberdayakan lima karyawan. Sedangkan satu karyawan dipercaya mengurus kolam lele sekaligus melatih para calon wirausaha muda kampungnya. “Sarjana kembali ke desa. Biasanya orang berbondong-bondong ke kota, saya pikir kenapa harus mencari kerja, jadi saya menciptakan lapangan kerjaan," ujarnya.
Wedi menjalankan usahanya sejak 2014. Jebolan FISIP Universitas Andalas ini sama sekali tidak ada pengalaman dalam menjalankan bisnis. Berbagai kendala, terutama masalah keuangan, lantas kerap menghampiri. Hingga pada 2018, ia menjadi debitur di Badan Layanan Umum Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (BLU LPMUKP).
Photo
Wedi Radian Dasril (kedua dari kiri), debitur di Badan Layanan Umum Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (BLU LPMUKP). Bermodalkan dana bergulir, ia berhasil menambah 10 kolam, dari sebelumnya 27 menjadi 37 kolam. (Dok. KKP)
Bermodalkan dana bergulir, ia berhasil menambah 10 kolam, dari sebelumnya 27 menjadi 37 kolam. Menurutnya, permodalan dari LPMUKP sangat membantu. Apalagi, pengurusan administrasinya mudah, karena adanya pendamping yang memandu pengelolaan bisnis. “Untuk penambahan kolam, kita juga beli pakan sampai panen. Untuk persiapan, gaji karyawan, khusus untuk operasional. Sampai beli bibit (ikan lele), bayar air, beli obat-obatan," jelas Wedi.
Menurutnya, bantuan ini akan sangat membantu para pelaku usaha sektor kelautan dan perikanan yang lain. Ia pun sering merekomendasikan kepada sesama pelaku usaha sejenis untuk bergabung di LPMUKP.
“Alhamdulillah sangat membantu, siapa yang mau kasih pinjaman dengan bunga 3 persen. Kita ngasih rekomendasi ke teman. Kalau ada yg nanya-nanya saya bilang pinjam di LPMUKP ngurusnya gampang," ujarnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Prediksi Skor Vietnam vs Malaysia Leg 2 Semifinal AFF 2026: The Golden Star Warriors Menuju Final!
Profil Putri Juficha, Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal di Usia Muda
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Ada Andik Vermansah Hingga Leo Lelis, 6 Mantan Pemain Persebaya Memperkuat Tim Promosi
Prediksi Skor Thailand vs Singapura: Gajah Perang Selangkah Lagi ke Final Piala AFF 2026!
Prediksi Skor Slovan Bratislava vs Celje di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
