Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 14 April 2020 | 17.12 WIB

Ekonomi Domestik Belum Pulih, Pergerakan IHSG Diprediksi Berat

Photo - Image

Photo

 

JawaPos.com – Perdagangan pasar saham Indonesia masih berpotensi melemah. Analis Indosurya Sekuritas William mengatakan, sentimen suku bunga acuan Bank Indonesia tak dapat memberi angin segar bagi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

"Pergerakan IHSG saat ini terlihat masih bergerak melemah, (IHSG akan ada di kisaran) 4.302 - 4.718," ujarnya di Jakarta, Selasa (14/4).

Meskipun demikian, momentum koreksi wajar masih dapat dimanfaatkan oleh investor untuk melakukan akumulasi pembelian dengan target investasi jangka panjang.

"Data perekonomian tentang suku bunga yang akan dilansir hari ini yang disinyalir belum akan ada perubahan akan turut memberikan warna terhadap pola gerak IHSG," tuturnya.

Sementara, analis PT Binaartha Parama Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama menyebut, secara teknikal indikator MACD telah membentuk pola golden cross di area negatif, sedangkan indikator Stochastic dan RSI berada di area netral.

"Di sisi lain, terlihat pola inside bar yang mengindikasikan adanya indecision, sehingga berpotensi menimbulkan sideways pada pergerakan IHSG ," ujar Nafan.

Berdasarkan rasio fibonacci, kata Nafan, saat ini support pertama dan kedua IHSG berada di level 4.529 dan 4.397, sedangakan target resistance pertama dan kedua di posisi 4.697 dan 4.883.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore