
PLN melalui anak usahanya PLN Icon Plus menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Joint Operation penyediaan layanan pembangkit listrik tenaga surya/photovoltaic (PV) pada rooftop.
JawaPos.com - PT PLN (Persero) melalui anak usahanya PLN Icon Plus menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Joint Operation penyediaan layanan pembangkit listrik tenaga surya/photovoltaic (PV) pada rooftop bersama 10 perusahaan mitra dalam event The 11th Indonesia EBTKE ConEx 2023 di ICE BSD, Tangerang, Banten. Lewat kerja sama ini, PLN Group akan melayani penggunaan PLTS Atap dengan total kapasitas 187 megawatt peak (MWp).
Kesepuluh mitra tersebut meliputi PT Masdar Mitra Solar Radiance, PT Energia Prima Nusantara, PT Tripower Solar Nusantara, PT Surya Utama Nuansa, PT Xurya Daya Indonesia, PT Prima Perkasa Teknik Indonesia, PT Surya Energi Indotama, PT Investasi Hijau Selaras, PT ATW Solar Residential, dan PT Agra Surya Energi.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menjelaskan PLN mendukung penuh keterlibatan industri dan berbagai pihak untuk bisa meningkatkan bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) di Indonesia. Apalagi, Indonesia memiliki potensi energi surya yang besar sehingga pemanfaatannya bisa dimaksimalkan.
"Kerja sama ini menjadi bukti PLN mendukung penuh rencana pemerintah dalam meningkatkan bauran EBT, salah satunya lewat PLTS Atap," ujar Darmawan dalam keterangannya, Selasa (18/7).
Sementara itu, Direktur Utama PLN Icon Plus Ari Rahmat Indra Cahyadi juga menekankan sebagai subholding PLN di bisnis Beyond KwH, PLN Icon Plus mengembangkan bisnis di luar bisnis kelistrikan. Lewat kerja sama ini maka menegaskan komitmen PLN Icon Plus dalam memperluas cakupan layanan PLTS Atap di Tanah Air.
Hal ini tentu saja menambah semangat bagi kami untuk turut serta mendukung program PLN dan Pemerintah menghadirkan solusi energi terbarukan yang inovatif dan andal kepada masyarakat dan juga dunia bisnis di Indonesia.
Dirinya juga menjelaskan, potensi energi surya yang berlimpah harus dapat dimanfaatkan dan dikelola secara optimal dan kolaboratif sehingga dapat menjadi value creation dalam pengelolaan energi, khususnya energi surya.
“Tentunya, kami akan selalu membuka pintu untuk semua pihak untuk dapat melayani pasar PLTS Atap di seluruh Indonesia,” tegas Ari.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah, PLN group berkomitmen untuk mendorong tumbuhnya industri PLTS Atap di Indonesia dan pemanfaatan energi bersih guna mewujudkan Net Zero Emission (NZE) pada 2060 mendatang.
Sebagai subholding Beyond kWh, PLN Icon Plus bertugas untuk mengembangkan dan mengonsolidasikan bisnis di luar ketenagalistrikan atau yang disebut dengan istilah Beyond kWh. Selain PV Rooftop, layanan dan produk Beyond kWh PLN Icon Plus, antara lain connectivity, digital solution, managed service, dan electric vehicle digital services (EVDS).

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
