Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 21 Juni 2023 | 22.40 WIB

Luhut Lapor Jokowi, Ada Pabrik Mobil Listrik Dunia Bakal Investasi USD 1,3 Miliar di Tanah Air

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. (Dok.JawaPos.com) - Image

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. (Dok.JawaPos.com)

JawaPos.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan melapor kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahwa ada pabrikan mobil listrik dunia yang akan berinvestasi di Indonesia.

Menurutnya investasi tersebut berupa pembangunan pabrik dan jaringan distribusi dengan nilai investasi USD 1,3 milliar atau setara Rp 19,5 triliun.

"Bapak Presiden dapat kami laporkan Minggu lalu kami sudah menerima proposal. Investasi dari salah satu produsen mobil listrik terkemuka di dunia untuk membangun pabrik dan jaringan distribusi dengan nilai investasi USD 1,3 milliar," kata Luhut dikutip Youtube Sektretariat Presiden, Rabu (21/6).

Meski begitu, Luhut tidak menyebutkan nama dari produsen mobil listrik terkemuka tersebut. Ia hanya mengatakan bahwa produk kendaraan listrik atau EV yang diproduksi pabrik tersebut sangat cocok dengan selera masyarakat Indonesia.

"Ini akan menjadi game changer buat Presiden karena produk EV yang mereka produksi cocok dengan selera rakyat Indonesia dengan harga yang terjangkau," katanya.

Meski begitu, Luhut menuturkan produsen tersebut memerlukan adanya suplai tembaga untuk membuat suatu ekosistem dari mobil listrik.

Maka itu, Luhut mengungkapkan bahwa pabrik foil tembaga PT Hailiang Nova Material Indonesia di kawasan industri JIIPE, Gresik, Jawa Timur harus harus terus didukung. Dia menargetkan pabrik ini dapat beroperasi secara komersial pada Mei 2024.

Adapun Luhut menambahkan bahwa proyek ini menelan investasi USD 860 juta dengan kapasitas 100 ribu ton. Dimana bahan baku foil tembaga ini diproduksi dari bahan baku katoda tembaga dari smelter PT Freeport Indonesia.

"Hilirisasi tembaga ini harus menjadi prioritas utama kita, karena dalam setiap satu mobil listrik dibutuhkan tembaga sebayak 56 kg diluar tenaga di baterai listriknya," tandasnya.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore