
Petani tebu di Kabupaten Malang gigit jari. Pasalnya gula kristal putih impor mulai membanjiri pasaran dan membuat gula petani tidak laku.
JawaPos.com - Petani tebu di Kabupaten Malang gigit jari. Pasalnya gula kristal putih impor mulai membanjiri pasaran dan membuat gula petani tidak laku. Harga yang lebih murah membuat pasar dan warga beralih memilih gula impor tersebut.
Dampaknya, petani tebu kembali terpuruk. Bahkan, salah satu sektor andalan Kabupaten Malang, tahun ini, mengalami keterpurukan paling parah.
Dwi Irianto Ketua Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) menyampaikan, petani tebu di ujung tanduk. Hal ini karena maraknya gula rafinasi impor di seluruh pasaran saat ini. "Secara langsung membuat petani tebu sekarat dan mati," ujarnya, Selasa (31/7).
Dia menambahkan, harga jual gula rafinasi impor di pasaran sebesar Rp 6 ribu per kilogram. Sementara biaya pokok produksi gula lokal petani antara Rp 10.500-Rp 10.600 per kilogram.
Lantaran murahnya harga, membuat pasar dan masyarakat lebih memilih gula rafinasi yang begitu berlimpah di pasar, dibandingkan dengan gula lokal.Melihat kondisi yang membuat para petani tebu terpuruk ini, APTRI meminta kepada pemerintah agar melakukan moratorium impor gula.
Menurut dia, yang menjadi masalah adalah, tata niaga gula. Seharusnya, imbuh Dwi, pemerintah memiliki data valid atas kekurangan gula. Sehingga bisa mengambil kebijakan impor.
Dwi menjelaskan, kebutuhan gula setiap tahunnya hanyalah 2,7 juta ton. Sedangkan produksi gula petani mencapai 2,3 juta ton. Artinya, ada kekurangan sekitar 500 ribu ton.
"Seharusnya kekurangan ini yang pakai kebijakan impor. Jangan sampai impor gula rafinasi melebihi kekurangan tersebut," tambah Dwi.
Dia menambahkan, untuk impor gula tahun ini sudah mencapai 1,1 juta ton plus yang baru ditandatangani sebanyak 450 ribu ton. Angka ini belum rembesannya, sehingga total impor gula mencapai sekitar 3,6 juta ton.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
