Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 21 Mei 2025 | 14.52 WIB

Transformasi Digital Perbankan Syariah Mendorong Loyalitas Nasabah

Ilustrasi pembeli melakukan pembayaran menggunkan QRIS. (Dok. Salman Toyibi/Jawa Pos) - Image

Ilustrasi pembeli melakukan pembayaran menggunkan QRIS. (Dok. Salman Toyibi/Jawa Pos)

JawaPos.com -  Perbankan syariah tak berhenti berinovasi lewat layanan digital. Langkah ini mampu mendorong akuisisi nasabah baru serta  mempertahankan loyalitas nasabah eksisting. 

Layanan tarik tunai tanpa kartu menjadi fitur teranyar di mobile banking Bank Mega Syariah M-Syariah. Langkah ini untuk mendorong nasabah lebih aktif bertransaksi. "Sehingga rekening tidak menjadi pasif atau dormant," ungkap Digital Business and Product Management Division Head Bank Mega Syariah, Benadicto Alvonzo Ferary, Selasa (20/5). 

Pertumbuhan volume tabungan melalui aplikasi M-Syariah menunjukkan tren positif. Per Maret 2025, total tabungan yang dihimpun lewat digital mencapai lebih dari Rp 449 miliar. Meningkat 28 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. 

Kenaikan juga terlihat pada pembukaan rekening digital yang naik 9 persen sepanjang Januari-April 2025 dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Jumlah transaksi melalui aplikasi meningkat 78 persen sejak Maret 2024. Dengan pendapatan berbasis komisi (fee based income) dari transaksi naik 61 persen secara tahunan. 

Selama Januari hingga Maret 2025, jenis transaksi yang paling sering digunakan adalah transfer sebanyak 52 persen. Kemudian diikuti transaksi QRIS sebesar 22 persen dan e-wallet 17 persen. Nasabah juga aktif menggunakan fitur pembayaran tagihan, pembukaan rekening, dan donasi digital. 

Bank Mega Syariah juga mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam setiap inovasi digital. Terutama untuk mencegah kejahatan keuangan. Maraknya rekening dormant menjadi perhatian serius. Karena dapat dimanfaatkan untuk tindak kejahatan seperti pencucian uang atau pembukaan rekening fiktif. 

Sistem ini mampu mengenali pola transaksi yang menyimpang dari kebiasaan atau profil risiko yang telah ditentukan, dan langsung menandai aktivitas mencurigakan untuk dianalisis lebih lanjut. Selain itu, bank juga menerapkan analisis risiko berdasarkan jenis usaha, lokasi geografis, dan intensitas transaksi. 

"Jika ditemukan indikasi mencurigakan, laporan segera disampaikan ke PPATK. Seluruh proses ini bertujuan mencegah penipuan, pencucian uang, pendanaan terorisme, dan memastikan kepatuhan terhadap regulasi. Kami juga menggunakan verifikasi identitas digital dan autentikasi biometrik untuk memastikan keabsahan nasabah serta mencegah akses tidak sah," beber Yudi. 

PT Bank Syariah Indonesia Tbk memberikan ruang tumbuh untuk segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Mulai dari pendampingan hingga pembiayaan sesuai segmen usaha. Dukungan lain juga untuk mendorong digitalisasi transaksi perbankan melalui transaksi e-channel BSI untuk layanan transaksi jual beli. 

Pertumbuhan UMKM juga mendorong penguatan transaksi digital. Yakni Maret 2025, total merchant QRIS BSI sebanyak 492 ribu yang tersebar di seluruh Indonesia. Dengan jumlah transaksi mencapai 15,1 juta transaksi dengan volume sebesar Rp 1,24 Triliun.  

Total merchant EDC BSI mencapai 21 ribu. Dengan jumlah transaksi mencapai 2,1 juta transaksi dengan volume sebesar Rp 603 Miliar. "Kami optimis pada kuartal II ini, segmen UMKM di BSI akan terus menggeliat seiring dengan stimulus pemerintah diantaranya seperti Kredit Usaha Rakyat serta dukungan BSI baik dari sisi pendampingan usaha maupun akses pembiayaan segmen Mikro dan Small Medium Enterprise (SME) yang sangat kompetitif dan memberikan kepastian ditengah kondisi ekonomi yang saat ini menantang," terang Corporate Secretary BSI Wisnu Sunandar.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore