
Pengunjung mengamati layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (31/01/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Ajaib Alpha, bagian dari Ajaib Group, platform investasi aset digital terkemuka di Indonesia, hari ini Rabu (5/2), mengumumkan peluncuran fitur investasi saham perusahaan Amerika Serikat (AS). Fitur ini hadir ketika pasar saham AS sedang mengalami momentum positif.
Selain investasi di berbagai saham Amerika Serikat, investor juga dapat berinvestasi di aset global lainnya termasuk kripto dan futures dalam satu aplikasi investasi global Ajaib Alpha. Anderson Sumarli, Co-Founder dan CEO Ajaib Group mengatakan, setelah menjadi pilihan jutaan investor saham Indonesia dan aset kripto, Ajaib kini menghadirkan akses investasi ke pasar saham AS sebagai bagian dari produk derivatif keuangan melalui aplikasi investasi global Ajaib Alpha.
"Dengan fitur ini, investor dapat mengakses saham-saham perusahaan terkemuka di dunia seperti NVIDIA, Tesla dan Google. Hal ini sesuai dengan misi Ajaib untuk menyambut generasi baru ke layanan keuangan modern," katanya dalam keterangan tertulis.
Anderson menambahkan, Ajaib Alpha juga berkomitmen untuk terus meningkatkan literasi keuangan dan investasi untuk seluruh lapisan masyarakat Indonesia melalui berbagai program edukasi. Selain Ajaib Alpha, Ajaib Group juga menyediakan akses investasi ke instrumen seperti reksadana, saham dan obligasi melalui aplikasi Ajaib.
"Harapannya, dengan akses investasi yang semakin lengkap serta didukung layanan aman serta program literasi, generasi muda Indonesia semakin dekat dalam mewujudkan impian finansial mereka," tuturnya.
Financial Expert Ajaib, Ratih Mustiko mengatakan, sepanjang tahun 2024, Indeks Nasdaq naik +29%, S&P 500 menguat +23%, dan Dow Jones Industrial Average +13%, menunjukkan potensi pertumbuhan yang menjanjikan. Kebijakan ekonomi Presiden Trump, seperti tarif impor, insentif pajak hingga suku bunga rendah, juga turut mendorong optimisme pasar kedepan.
"Oleh karena itu, ini saat yang tepat bagi investor Indonesia untuk mempertimbangkan investasi di saham AS. Diversifikasi ke pasar saham AS juga membantu investor meningkatkan potensi keuntungan dan mengelola risiko," katanya.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
