Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 27 Juli 2023 | 00.45 WIB

Laba Bersih AMAR Full Year 2023 Diperkirakan Capai Rp 111 Miliar

Jajaran direksi Bank Amar dalam RUPST 2022, kemarin.

JawaPos.com - PT Bank Amar Indonesia Tbk (kode saham: AMAR), bank digital yang melayani segmen ritel dan UMKM, telah mengalami perkembangan yang kuat dengan pertumbuhan luar biasa dalam rekening tabungannya. Dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) yang mengesankan sebesar 73 persen, rekening tabungan AMAR melonjak menjadi Rp 150 miliar dari tahun 2019 hingga 2022.

Pada kuartal pertama tahun 2023, AMAR berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp 34 miliar. Berdasarkan asumsi sebelumnya dari Sinarmas Sekuritas, perkiraan laba bersih untuk keseluruhan tahun 2023 diproyeksikan mencapai Rp 111 miliar.

"Ke depan, laba bersih diperkirakan terus meningkat menjadi Rp 181 miliar pada tahun 2024 dan Rp 279 miliar pada tahun 2025. Hasil keuangan positif ini akan berdampak pada tingkat pengembalian ekuitas (ROE) sebesar 5 persen pada tahun 2024 dan 7 pada ROE pada tahun 2025," hasil riset Sinarmas Sekuritas, kemarin.

Presiden Direktur Amar Bank Vishal Tulsian menyampaikan bahwa saat ini AMAR telah memperkuat empat pilar strategi perseroan. Meliputi: 1) Tunaiku: Pinjaman digital untuk ritel dan bisnis mikro, 2) Relationship banking untuk komersial dan korporasi, 3) UMKM: Perbankan digital untuk usaha kecil, serta 4) Embedded Banking dan Finance.

"Seperti yang disebutkan dalam laporan riset dari Sinarmas Sekuritas, penetrasi perbankan di Indonesia masih rendah serta literasi keuangan yang terbatas, menciptakan lingkungan yang menguntungkan dan dapat memberikan peluang bagi bank digital untuk berkembang. Kami tetap optimis bahwa Amar Bank akan terus melayani individu dan UMKM yang masih memiliki keterbatasan akses terhadap layanan perbankan digital," ujar Vishal.

Berdasarkan hasil riset Sinarmas Sekuritas, tabungan AMAR diperkirakan akan mencapai tingkat pertumbuhan tahunan lebih dari 50 persen, berkontribusi pada peningkatan yang signifikan dalam current account saving account (CASA). Tujuannya adalah meningkatkan proporsi CASA dari total simpanan nasabah dari 18 persen pada 2022 menjadi lebih dari 25 persen pada tahun 2025.

Sementara itu, deposito berjangka AMAR telah rebound hingga melebihi Rp 1 triliun pada kuartal pertama tahun ini. Berdasarkan perkembangan ini, target pertumbuhan yang konservatif sebesar 25 persen telah ditetapkan untuk tiga tahun ke depan.

Menghidupkan Kembali Pertumbuhan Pinjaman: Sinarmas Sekuritas memprediksi penyaluran kredit akan semakin cepat, didukung oleh data kuartal pertama 2023 yang menunjukkan pertumbuhan 8 persen year-on-year. Proyeksi tiga tahun Sinarmas Sekuritas untuk pertumbuhan pinjaman menetapkan target pertumbuhan tahunan sebesar 12 persen, didorong oleh 15 persen CAGR dalam pinjaman bagi UMKM dan korporasi.

Pada 2023, Sinarmas Sekuritas memperkirakan Net Interest Margin (NIM) tetap tinggi mendekati 15 persen. Selain itu, Pendapatan Bunga Bersih (NII) diproyeksikan akan tumbuh dengan 11 persen CAGR dari 2023 hingga 2025, terutama didorong oleh 9 persen CAGR dalam pendapatan bunga selama periode yang sama.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore