
Ilustrasi
JawaPos.com - Banyak orang menilai makanan kategori cepat saji (Fast Food) sama dengan Junk Food. Padahal ternyata, ada juga makanan cepat saji yang menyehatkan.
Ahli Gizi dari Wendy's, Leona Victoria menjelaskan Junk Food tidak mengandung nutrisi yang baik bagi tubuh. Sementara Fast Food adalah makanan yang siap disantap.
"Fast Food berbeda dengan Junk Food. Junk Food adalah makanan yang tinggi kalori namun miskin nutrisi. Sementara Fast Food adalah makanan yang siap disantap. Bedanya dari teknik memasaknya," katanya saat peresmian gerai Wendy's terbaru di Neo Soho, Jakarta Barat, Selasa (9/5).
Segala kebaikan gizi dari bahan-bahan yang digunakan dapat dibuktikan dengan varietas target konsumen yang dituju. Mulai dari anak-anak sampai dengan ibu hamil dapat menikmati berbagai sajian. Victoria menyebutkan berbagai makanan yang dijual di Warung Tegal (Warteg) atau Rumah Makan Padang adalah tergolong makaman fast food Indonesia.
"Fast Food cara penyajian cepat saji atau sudah direncanakan. Jangan anggap fast food hanya burger ya. Sebab makanan Padang, Warteg, itu juga tinggal tunjuk. Cepat dihidangkan, enggak dimasak lagi sudah sedia," paparnya.
Victoria menegaskan selama masyarakat pintar memilih menu dan makaman sehat serta mengandung serat, maka asupan nutrisi akan terpenuhi. Berbagai menu makanan cepat saji yang lebih sehat di antaranya berbagai menu yang dipanggang bukan digoreng.
"Pilh fast food yang mengandung serat. Karena tubuh juga butuh karbohidrat asal enggak berlebih. Misalnya kentang dibaked atau panggang bukan digoreng itu juga sehat lalu sayurannya ditambah salad atau brokoli yang banyak seratnya. Kemudian kacang-kacangan juga sumber protein," katanya.
Wendy's juga memiliki menu fast food kaya serat yaitu Baked Potato Broccoli 'n Cheese. Menu ini terbuat dari kentang yang dipanggang dengan topping sayuran brokoli dan lelegan keju mozarella.
Kentang kaya akan vitamin dan mineral yang berfungsi mengurangi kadar kolesterol, mencegah kanker, dan baik untuk kesehatan jantung. Brokoli kaya dengan antioksidan alami dan juga mengandung vitamin A untuk kesehatan mata.
Tak hanya itu ada juga menu Beef Chili Soup dan Dave Single Beef Burger yang kaya nutrisi dengan protein. "Kami menawarkan fast food bukan junk food karena kualitas menu yang kami hidangkan kaya nutrisi dan menyehatkan bagi semua kalangan dan usia," tegas General Manager Marketing Trans F&B Edho Alhabasya. (cr1/JPG)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Prediksi Skor Rennes vs Olympiakos: Tuan Rumah Andalkan Kekuatan Bermain di Roazhon Park
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Club Brugge di Liga Champions: Blauw-Zwart Bidik Kemenangan Tandang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Bonek Murka! Persebaya Dibantai Kendal Tornado, Uston Nawawi Gantikan Tavares?
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
8 Hal yang Dianggap Membosankan oleh Ekstrovert, tetapi Justru Menjadi Kebahagiaan bagi Introvert

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022