
ILUSTRASI
”Dapat suami yang kerja di mana?” sambut empunya rumah.
”Sama seperti Abah, bertani juga, Wak.”
”Duh. Kamu itu. Betul-betul ya. Capek-capek jadi sarjana pertanian dapat suami cuma petani,” si uwak berseloroh dan tertawa renyah.
Istriku terlihat mencoba menahan perubahan ekspresi.
”Oya, terima kasih sudah bawa jeruk dari tanah warisan. Aku juga jadi teringat kalau bapakmu punya banyak warisan. Dapat suami macam apa pun aman kok,” si uwak tertawa lagi.
Meskipun tawa uwak begitu renyah, aku tahu ada nada yang tak enak di dalamnya. Ekspresi istriku berubah. Aku tahu ada sesak yang memenuhi dadanya serta panas yang menjuntai di ujung mata. Hal yang sama juga kurasakan. Akan tetapi, kugenggam tangannya dengan hikmat. Nanti malam akan kupeluk ia dengan pelukan yang takkan bisa diabaikan pengantin baru, ”Sabar, Dik,” ujarku. (*)
---
RIZQI TURAMA, Pengajar di Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Sriwijaya. Aktif di Sanggar EKS dan Komunitas Kota Kata Palembang.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
