
ILUSTRASI
”Kami harus masuk desamu! Kami akan bayar dua kali lipat!”
”Barang kita harus jadi!” tegas Bahri.
Tejo hanya menggeleng. Ia menjelaskan bahwa petak-petak desa sudah terpatok oleh pihak merah, hijau, dan kuning.
”Lima kali lipat pun akan kubayar!” tawar Bahri.
Tejo tetap bergeming. Ia tahu: tak ada panggung tersisa di desanya.
***
”Tak ada pintu masuk di Banjarsari, kecuali pintuku!” titah Lurah Tejo bergaung ke segala penjuru. Tejo tahu persis bahwa Banjarsari ibarat kembang desa –cantik, montok, dan seksi. Banyak politikus dan pemain politik mengincarnya. Suara Banjarsari diperebutkan. Panggung-panggungnya dicari. Kepala sebanyak 10.531 akan menjadi pertaruhan.
Banjarsari merupakan palagan perang terpanas di dapil II kota S. Bagaimana tidak? Dalam sejarah pemilu, tak ada orang atau partai yang dapat menang lebih dari 40 persen. Tiap pemilu, pemenangnya berubah-ubah. Pada pemilu tahun ini, Banjarsari dikelilingi tiga desa dengan jagoan-jagoan politik terkuat. Desa Utara memiliki anggota DPRD incumbent. Begitu juga Desa Selatan, bahkan ia seorang ketua partai tingkat kota. Wakil dari Desa Timur adalah penantang baru yang tak dapat dianggap remeh: lurah dua periode.
Ibarat kertas, Banjarsari bisa robek jadi tiga. Lurah-lurah terdahulu selalu bertitah: Banjarsari harus utuh dan bulat seperti bola. Tak boleh robek. Jangan sampai retak. Suara Banjarsari harus menggumpal. Kita harus mengutamakan pihak yang benar-benar memajukan dan membangun desa kita, kata mereka. Namun, warga tak dapat didikte. Tentu mereka lebih memilih uang daripada nasihat persatuan.
Menjelang pemilu, Lurah Tejo makin jarang berkantor di balai desa. Akibat banyak tamu atau pergi ke luar desa. Warga desa bergunjing. Kabar gerak-gerik Tejo terus bergasing.
”Pak Lurah banyak tamu ya sekarang!”
”Kemarin tiga mobil datang beriring-iringan ke rumahnya!”
”Biasa, sejawat-sejawat politik!”
”Dia juga makin jarang terlihat di balai desa!”
”Biasa, konsolidasi dan konsolidosa!”

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
