
ILUSTRASI
Subuh pergi dan kabut pelan-pelan menguap. Matahari yang baru muncul merangkulkan cahayanya kepada lekuk dahan serta daun-daun kemboja. Cahaya itu lantas merambati tembok dan menyusup kisi-kisi jendela sehingga semakin menerangi sepojok ruang yang ditaburi banyak warna.
BALDASAR, lelaki yang ada dalam ruang itu, mendadak tersadar. Sudah lewat dini hari rupanya! Tapi untunglah hari ini saya berhasil menyelesaikan lukisan terbagus dari semua yang pernah saya cipta, katanya dalam hati.
Dalam suasana sarapan pagi Baldasar menghampiri istrinya.
”Neng, satu masterpiece lagi telah kucipta setelah 20 hari aku tekun mengerjakan. Lihat tuh di studio!”
Istri Baldasar tersenyum bungah. Ia memang selalu bangga dan bahagia atas hasil karya suaminya. Meski ia tahu betapa lukisan yang dikreasi sungguh-sungguh itu sangat jarang dibeli orang. Sehingga di rumahnya puluhan karya tergantung tenang.
”Pak Dutasena sudah siap mengoleksi. Nanti kamu yang antar ya. Nanti kamu nego harganya, jangan murah-murah pula. Nanti kau yang simpan uangnya. Semua.”
Mata istri Baldasar berkilatan. ”Tumben?!” katanya pelan.
Pada suatu pagi istri Baldasar mengantar lukisan itu ke rumah Dutasena. Dengan mobil boks sewaan lantas ditempuhnya perjalanan 65 kilometer. Wajahnya berseri, disongsongnya rezeki. Lalu kami akan membayar sejumlah utang. Kemudian kami akan menikmati tidur tenang. Begitu pikiran istri Baldasar terbang di sepanjang jalan tol.
Menjelang sore istri Baldasar baru pulang. Dengan wajah lesu ia memerintah sopir untuk menurunkan lukisan dari mobil boks. Baldasar yang lama menunggu segera menghampiri. ”Kenapa, Neng?” tanyanya dengan gundah.
”Pak Dutasena menolak lukisan itu. Entah kenapa. Tapi nanti kalau sudah sempat ia akan menelepon. Ia ingin berbincang panjang, katanya.”
Mendengar itu Baldasar geram.
”Alamak. Lagi-lagi ucapan dan kelakuannya tidak berhubungan. Mirip politisi! Padahal dia janji mau beli, lho. Padahal dia sudah lihat fotonya lewat WhatsApp! Dasar setan!”
Pada suatu tengah malam handphone Baldasar bergetar.
”Dutasena di sini.”
”Saya tahu. Kan ada namanya di HP saya! Ada apa kiranya?”

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
