
ILUSTRASI. (BUDIONO/JAWA POS)
Pihak keamanan kota menuding biang kerok kerusuhan yang terjadi siang itu dipimpin oleh seorang preman bekas anggota kelompok Fajar Menyingsing yang melarikan diri ke Jakarta. Dugaan itu berdasarkan informasi dari intel kepolisian yang mencurigai bahasa ngapak pemimpinnya.
Kurang dari lima kilometer dari tempat terjadinya kerusuhan berdarah, seorang lelaki bertubuh kecil berkulit sawo matang sedang duduk dikelilingi 30 orang yang tidak lain anak buahnya. Mulutnya tidak henti-hentinya mengeluarkan asap rokok sambil mengumpat: ”Nyawa harus dibayar dengan nyawa.”
Kemudian lelaki itu masuk ke dalam kamar dan keluar dengan menenteng pedang. Semua orang menunduk, tidak ada yang berani menatap matanya yang menyala.
”Kalian lihat aku hanya punya satu tangan kanan dan dengan tangan kanan ini akan kubalas kematian teman-teman kita,” ujarnya dengan nada tinggi. ”Di Jakarta kita adalah saudara. Apa yang kalian makan, itulah yang aku makan. Di tempat ini aku menaruh nyawaku. Jangan panggil aku jagoan tangan buntung jika tidak bisa merebut kembali lahan penghidupan kita. Biar buntung semua tanganku asal Pasar Tanah Abang dapat kita rebut kembali. Nanti subuh kita serbu kelompok Jawara.”
”Siap,” balas anak buahnya berjemaah. ”Hidup Bang Ratim. Hidup jagoan tangan buntung.”
Itulah pidato heroik terakhir Ratim sebelum malam harinya diculik dan ditemukan sudah menjadi mayat terapung sungai. Ia tewas sebelum membela diri, bahkan hanya untuk berkata: aku bukan preman!
Beberapa bulan kemudian sejumlah preman di berbagai daerah juga ditemukan mati dengan luka tembak di kepalanya dalam peristiwa petrus. Itulah tahun-tahun mengerikan bagi para preman yang sedang diburu peluru. (*)
---
ADE MULYONO, Esais dan prosais, novel terbarunya Jingga (2023)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
