
Salah satu peserta audisi umum Djarum Beasiswa Bulu Tangkis di Pekanbaru, Riau pada Minggu (25/3).
JawaPos.com - Sebanyak 72 pebulu tangkis muda dari kategori U-11 Putra, U-11 Putri, U-13 Putra, U-13 Putri, U-15 Putra, dan U-15 Putri, bakal bertarung pada hari terakhir Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018 di GOR Angkasa, Pekanbaru, Riau, Senin (26/3).
Pertarungan ini menjadi fase penentuan untuk memastikan siapa saja pebulu tangkis muda Pekanbaru dan sekitarnya yang layak melaju ke babak Final Audisi di Kudus, Jawa Tengah.
Pemantauan terhadap bakat-bakat muda di Pekanbaru dilakukan secara langsung oleh para legenda bulu tangkis Indonesia serta pelatih PB Djarum yang termasuk dalam Tim Pencari Bakat yang terdiri dari Christian Hadinata, Hastomo Arbi, Lius Pongoh, Yuni Kartika, Engga Setiawan, Basri Yusuf, Bandar Sigit, dan Sulaiman.
Adapun rincian jumlah peserta yang lolos tahap turnamen ialah U-11 Putri sebanyak 8 peserta, U-11 Putra sebanyak 16 peserta, U-13 Putri sebanyak 8 peserta, U-13 Putra sebanyak 16 peserta, U-15 Putri sebanyak 8 peserta dan U-15 Putra sebanyak 16 peserta.
Yuni Kartika menyatakan, audisi umum di Pekanbaru selalu muncul bibit-bibit baru yang menonjol, meski peserta tersebut bukan berasal dari sebuah klub bulu tangkis lokal.
"Jika dilihat dari tingkat permainan dibandingkan dengan usianya, menurut kita sudah cukup baik. Di U-11 Putri maupun U-13 Putri rata-rata sudah memiliki skill yang mumpuni untuk fase karantina di Kudus nanti," ujar Yuni, Minggu (25/3).
Yuni mengungkapkan, Tim Pencari Bakat sudah mendapatkan beberapa peserta yang dinilai memiliki bakat bulu tangkis pada tahap turnamen yang menggunakan sistem gugur ini.
"Dari segi postur banyak yang bagus. Ada juga yang nekat banget anaknya saat bertanding di lapangan. Namun masih diperlukan pembenahan teknik dan berbagai faktor lainnya," katanya.
Melalui Audisi Umum di Pekanbaru, diharapkan kembali muncul bibit-bibit berbakat dari Pulau Sumatera yang mampu unjuk gigi di tingkat nasional, bahkan mancanegara.
Sebelumnya, sejumlah pemain bertalenta yang dimiliki PB Djarum berasal dari Pulau Sumatera, seperti M. Ahsan dan Debby Susanto yang kini menghuni Pelatnas. Sementara di level junior, PB Djarum juga memiliki bakat-bakat muda dari Pekanbaru seperti Vincentius Suwarland dan Rahmad Julio Ritonga. Keduanya merupakan jebolan Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2015.
"PB Djarum berkomitmen dalam melakukan pembinaan terhadap atlet sejak usia dini. Pembinaan yang terstruktur dan berjenjang di PB Djarum terhadap atlet usia dini, diharapkan bisa membentuk karakter dan mengasah para atlet untuk mengeluarkan kemampuan terbaik yang dimilikinya," ujar Program Manajer Bakti Olahraga Djarum Foundation Budi Darmawan.
Dari Pekanbaru, PB Djarum akan melanjutkan Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis yang bergulir di tujuh kota lainnya.
Kota-kota tersebut ialah Balikpapan, Manado, Cirebon, Solo, Purwokerto, Surabaya, dan Kudus. Para atlet yang berhasil lolos dari fase Audisi Umum di Pekanbaru akan melaju ke babak Final Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis, di GOR Djarum, Jati, Kudus, pada 7-9 September 2018.
Di tahap final ini mereka akan kembali berkompetisi dengan para atlet dari kota-kota lainnya sebelum akhirnya diumumkan siapa saja yang resmi diterima menjadi atlet PB Djarum.
Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018 dapat diikuti oleh atlet putra dan putri berkewarganegaraan Indonesia dengan kategori U11 (berusia 6-10), U13 (untuk peserta dengan umur 11-12 tahun), dan U15 (untuk peserta dengan umur 13-14 tahun). Audisi akan dilakukan dalam bentuk kompetisi dengan sistem gugur.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
