
Gregoria Mariska membawa Mutiara Cardinal ke final.
JawaPos.com - Tim putri Jaya Raya Jakarta menyusul Mutiara Cardinal Bandung ke babak final Superliga Junior 2016. Tiket final diraih Jaya Raya Jakarta usai menekuk tim Wilayah Jateng-DI Jogjakarta, dengan skor 3-1.
Secara mengejutkan, tim Jaya Raya harus kehilangan angka di partai pertama setelah Gabriella Meilani Moningka ditaklukkan Ghina Nusrini dengan skor 18-21, 19-21.
Akan tetapi, Jaya Raya mengambil tiga angka berturut-turut di partai selanjutnya. Dua ganda putri yang menjadi kekuatan tim ini yaitu Apriani Rahayu/Jauza Fadhila Sugiarto dan Pitha Haningtyas Mentari/Virni Putri, menjalankan tugas mereka dengan baik saat mampu mengamankan dua angka dari sektor ganda.
Sementara itu, Sri Fatmawati yang tampil percaya diri, menang dua set atas Savira Sandradewi, 21-19, 21-19.
“Alhamdulillah kami bisa ke final, tadi kami sempat kecolongan di partai pertama. Seharusnya Gabriella (Meilani Moningka), bisa menang, tetapi lawannya juga tampil bagus. Kekuatan kami ada di dua ganda serta tunggal ketiga,” ujar Erwan, pelatih tim putri Jaya Raya Jakarta.
“Soal persiapan besok melawan tim Mutiara, kami akan menyiapkan mental dan kondisi anak-anak. Seperti kita tahu, Mutiara punya tunggal pertama yang bagus (Gregoria Mariska). Kami akan coba untuk curi poin di ganda pertama, ganda kedua dan tunggal kedua,” tambahnya.
Sementara, Mutiara Cardinal sudah lebih dahulu melenggang ke final usai memenangi pertarungan melawan tim Wilayah DKI Jakarta, juga dengan skor 3-1.
“Sebetulnya di atas kertas kami kalah dari DKI Jakarta, kami adalah tim underdog dan materi pemain kurang. Namun anak-anak tampil bagus, kami bisa unggul 2-0 duluan. Di tunggal kedua, Choirunnisa memang sudah dua kali kalah dari Isra (Faradila),” jelas Sian Sugiarto, Manajer Tim Mutiara Cardinal Bandung.
Gregoria Mariska menjadi pembuka kemenangan tim Mutiara Cardinal dengan mengalahkan Aurum Oktavia Winata, dalam dua game langsung, 21-15, 21-17.
Pasangan ganda putri Monika Insany/Yulfira Barkah menambah keunggulan tim asal Jawa Barat ini menjadi 2-0 setelah menang atas Marisa Vania Liske Teneh/Winni Oktavina Kandow, 21-18, 21-11.
Namun, tunggal kedua Mutiara Cardinal, Choirunnisa, gagal menyumbang angka. Dia ditundukkan pemain pelatnas, Isra Faradila, dengan skor 12-21, 16-21.
Pasangan ganda putri Elizabeth Jovita/Elvira Arumningtyas Mayasari menjadi penentu kemenangan tim Mutiara Cardinal Bandung dengan meraih poin ketiga usai menundukkan Aisyah Nuraini/Angelica Wiratama, 21-13, 21-17.
Partai terakhir antara Mia Agnia dan Putri Ayu Desiderianti pun urung dimainkan.
“Sudah tanggung ke final, tentu maunya juara. Target awal kami adalah semifinal. Pertandingan beregu itu lain rasanya, karena mental itu penting. Saya tekankan kepada anak-anak, yang penting berani dulu, mau lawan siapapun,” bilang Sian.
“Peluang melawan tim Jaya Raya adalah 50-50, kami mengandalkan tunggal pertama serta ganda pertama, walaupun Jaya Raya punya ganda yang bagus juga,” tandasnya. (ira/JPG)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
