
Cover Buku. (Istimewa)
Di dalam kumpulan puisi Bilangan 60 ini sepertinya Wina Bojonegoro sedang melakukan ritual silent walking. Ia berjalan dalam senyap. Ia menghadirkan renungan kontemplatif untuk melahirkan anak kesadaran yang bernama puisi.
SILENT walking atau yang lebih kita kenal dengan jalan senyap sedang ramai diperbincangkan di media sosial dan menjadi tren. Tren ini lebih pada menstimulasi orang berjalan sendirian dan lebih bersifat membangkitkan kontemplasi.
Serupa meditasi sambil berjalan. Tujuannya, menghadirkan renungan dalam keheningan dan ketenangan pikiran yang berakar pada kesadaran. Dengan tidak mendengar apa pun, pejalan kaki tersebut lebih bisa fokus pada sensasi emosi dan pikiran.
Di dalam kumpulan puisi Bilangan 60 ini sepertinya Wina Bojonegoro sedang melakukan ritual silent walking. Ia berjalan dalam senyap. Ia menghadirkan renungan kontemplatif untuk melahirkan anak kesadaran yang bernama puisi.
Puisi-puisi yang berasal dari sensasi pikiran dan emosi yang telah ia endapkan. Pada akhirnya, puisi-puisi itu menjadi semacam simbol reflektif perjalanan senyap yang ia tempuh sepanjang hidupnya. Ia lebih dari sebatas hitungan angka usianya yang memasuki 60 tahun.
Puisi-puisinya merekam perjalanan hidup yang penting, baik untuk kita pembacanya, juga oleh sang penyair. Tema puisinya beragam, berbicara tentang cinta, sosial, keluarga, dan Tuhan. Anak-anak kesadarannya itu telah tumbuh menjadi profan, sakral, dan penting. Ia telah mengabadikan pengalaman dan mengukur kematangan dirinya.
Melalui bait-bait dalam puisi yang berjudul ”Doa”, kita bisa merasakan bagaimana ritual silent walking Wina Bojonegoro dilakukan. Senyap. Keheningan dan ketenangan batinnya telah merupa pertanyaan-pertanyaan esensial yang patut kita renungkan. Mari kita simak bait-bait puisinya:
Doa
(1)
Tuhan,
selamat malam
izin melapor:
tetangga sedang berhajat sunatan,
pelantang segede gaban disiapkan,
dua hari telingaku akan kepayahan.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
