
Ilustrasi Kopdes Merah Putih. (Istimewa)
JawaPos.com - Ekonom Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Surya Vandiantara menilai, program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) memiliki konsep seperti yang diamanatkan dalam pasal 33 UUD 1945. Yakni semata-mata untuk meingkatkan kesejahteraan rakyat.
Surya mengatakan, dengan Kopdes pembangunan ekonomi bisa lebih merata seperti yang diharapkan oleh para pendiri Indonesia (founding-fathers). Sebab, pembangunan ekonomi tidak memandang later belakang apapun.
"Gagasan utama pendirian koperasi oleh para founding fathers kita adalah memajukan perekonomian secara gotong-royong tanpa membeda-bedakan klas maupun golongan masyarakat," kata Surya, Senin (13/7).
Dia menjelaskan, koperasi memiliki sifat menjalankan bisnis dengan gotong royong. Di dalamnya masyarakat sailing tolong menolong dengan sistem simpan pinjam.
Keuntungan yang diperoleh sebagian besar kembali kepada anggota koperasi. Dengan begitu, terjadi perputaran ekonomi secara berkelanjutan.
"Prinsip gotong-royong ini, dalam skema koperasi simpan-pinjam diimplementasikan melalui simpanan pokok dan simpanan wajib anggota, yang nantinya uang simpanan ini mampu memberikan bantuan atau pertolongan dalam bentuk pinjaman kepada anggota koperasi lainnya baik untuk kegiatan produktif maupun konsumtif," imbuhnya.
Pemerintah saat ini dipercaya sedang mendorong konsep seperti ini hingga ke lapisan bawah masyarakat. Intervensi negara dilakukan dengan melakukan substitusi permodalan koperasi, dari iuran anggota ke pajak, namun prinsipnya tetap gotong-royong.
"Berbeda dengan koperasi simpan-pinjam yang mengandalkan penghimpunan dana dari simpanan pokok dan simpanan wajib anggota, maka pengelolaan KDMP mengandalkan pendapatan pajak yang telah dikumpulkan dari masyarakat, untuk membantu masyarakat lainnya. Sehingga, prinsip gotong-royong yang merupakan prinsip utama koperasi tetap menjadi landasan utama," jelasnya.
Intervensi ini diharapkan bisa memberikan kepercayaan kepada masyarakat agar bergabung dengan koperasi. Sebab, mereka tidak perlu lagi takut karena tidak mampu membayar simpanan pokok.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
