
Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM Riza Damanik.
JawaPos.com - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berusaha mengejar target mencetak 10 juta wirausaha baru pada 2029. Peran lembaga inkubator usaha perlu diperkuat untuk merealisasikan target yang dipasang.
Selain memperluas kesempatan berusaha, langkah ini bisa meningkatkan kualitas kewirausahaan, sekaligus mempersiapkan Indonesia menghadapi bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045.
Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM Riza Damanik mengatakan, hasil penilitian membuktikan bahwa pelaku usaha yang mengikuti program inkubasi memiliki tingkat keberhasilanlebih tinggi dibandingkan mereka yang membangun usaha tanpa pendampingan.
“Banyak orang memiliki ide bisnis, tetapi belum mampu mewujudkannya menjadi usaha yang berkelanjutan. Melalui lembaga inkubator, calon wirausaha dapat memperoleh pendampingan, akses pembiayaan, pemasaran, sertifikasi, dan standardisasi yang dibutuhkan untuk memperkuat ekosistem kewirausahaan,” kata Riza di Jakarta, Kamis (25/6).
Baca Juga:Tegaskan Kasus di Bandung Sebagai Kekerasan Gender, Veronica Tan: Jangan Normalisasi Salahkan Korban
Atas dasar itu, lembaga inkubator dianggap memiliki peran strategis dalam mendampingi pelaku usaha. Dengan dorongan inovasi dan teknologi, dapat meningkatkan nilai tambah sumber daya alam.
Dengan begitu, kehadiran inkubator tidak hanya membantu menciptakan usaha baru, tetapi juga memperkuat fondasi ekonomi rakyat.
Riza menjelaskan, program pendampingan yang dilakukan lembaga inkubator akan disinergikan dengan berbagai program prioritas Kementerian UMKM, termasuk Bursa Wirausaha Unggulan dan Program Kesejahteraan Produktif (Pro-Kesra Produktif).
“Pendampingan melalui lembaga inkubator kami integrasikan dengan program Bursa Wirausaha Unggulan dan Pro-Kesra Produktif agar target 10 juta penduduk berwirausaha dapat tercapai secara lebih efektif,” jelasnya.
Bursa Wirausaha Unggulan dirancang sebagai ekosistem pembinaan kewirausahaan yang terintegrasi, mulai dari pelatihan, penguatan kapasitas usaha, fasilitasi legalitas dan sertifikasi, pelatihan manajemen keuangan, hingga perluasan akses pembiayaan dan pemasaran.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
