Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 24 Juni 2026 | 03.44 WIB

Rupiah Melemah, Potensi Wisatawan ke Indonesia Semakin Tinggi

General Manager Trip.com Indonesia Krishna Arya (Royyan/JawaPos.com) - Image

General Manager Trip.com Indonesia Krishna Arya (Royyan/JawaPos.com)

JawaPos.com – Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang sempat terjadi pada awal Juni lalu dinilai dapat menjadi peluang bagi sektor pariwisata Indonesia. Kondisi tersebut membuat biaya berwisata di Indonesia menjadi lebih murah bagi wisatawan mancanegara meskipun di sisi lain membuat wisata ke luar negeri jadi lebih mahal.

General Manager Trip.com Indonesia Krishna Arya mengatakan, pelemahan kurs memang menjadi situasi yang memiliki dua sisi. Namun dalam industri perjalanan, kondisi tersebut justru dapat mendorong wisatawan asing untuk datang ke Indonesia karena nilai uang mereka menjadi lebih kuat.

“Ketika currency kita melemah, justru customer dari overseas market melihat Indonesia sebagai salah satu destinasi yang lebih value for money,” ujar Krishna Arya kepada wartawan, Selasa (23/6).

Menurutnya, wisatawan mancanegara melihat Indonesia memiliki banyak destinasi eksotis seperti Bali, Labuan Bajo, Bandung, hingga Jakarta yang menawarkan pengalaman wisata dengan biaya yang lebih terjangkau dibandingkan negara asal mereka.

Krishna mencontohkan, wisatawan yang biasanya mengeluarkan ratusan dolar untuk menikmati akhir pekan atau fine dining di negaranya dapat memperoleh pengalaman liburan yang lebih panjang dan lengkap ketika menghabiskan uang tersebut di Indonesia.

“Kalau 500 dolar dibawa ke Indonesia, mereka bisa travel untuk satu keluarga. Jadi, ada potensi mereka datang ke Indonesia untuk jalan-jalan,” katanya.

Selain potensi peningkatan wisatawan mancanegara, Krishna juga menilai minat masyarakat Indonesia untuk bepergian masih tetap tinggi meskipun harga tiket pesawat mengalami kenaikan.

Menurutnya, wisatawan domestik kini semakin memanfaatkan perjalanan darat untuk menjelajahi berbagai destinasi di dalam negeri, terutama di Pulau Jawa. Moda transportasi seperti kereta api, bus malam, hingga kereta cepat Whoosh menjadi alternatif yang mendukung perjalanan wisata.

“Wisatawan domestik tetap travel. Mungkin trennya lebih banyak di hotel domestik dan perjalanan dalam negeri,” paparnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore